You are currently browsing the tag archive for the ‘kehendak bebas’ tag.

Memaknai bulan ini merupakan sebuah momen untuk kembali melihat ke dalam hati. Menjalani setiap langkah bulan ini menjadi istimewa, karena kita dituntun lebih mantap saat mengayunkan langkah kaki, menata kata demi kata yang keluar, serta tetap melahirkan buah pikiran dan perasaan yang kadang tak terkendali. Bulan ini gue dan umat Kristiani lain di seluruh dunia sedang menjalani masa Pra Paskah, yang minggu ini akan mencapai puncaknya pada peringatan  sengsara, wafat,dan kebangitan Tuhan Yesus yang dikenal oleh umat Katolik sebagai Pekan Suci; yang diawali Peringatan Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah setelah selama 40 hari menjalani masa puasa dan berpantang. Read the rest of this entry »

Dalam keseharian, kita banyak disesaki oleh banyak informasi, materi hiburan, informasi dan edukasi melalui beragam lini media yang semua itu ‘memaksa’ masuk ke semua indera kita, terutama mata dan telinga. Khususnya lagi kalo kita bicara di lini media yang cukup pupuler seperti televisi, internet, radio, hingga media cetak. Okelah memang ada banyak sekali ragam cara kita bisa mendapatkan semua hal baru lewat banyak media itu, dari yang memang kita butuhkan untuk menambah wawasan maupun saat kita membutuhkan hiburan. Read the rest of this entry »

suara-hatiHari ini, sebagian besar suara hati dari jutaan pribadi memunculkan diri, menyeruak diantara banyak suara-suara yang berseliweran. Keadaan ini sudah berlangsung beberapa bulan lalu, malahan. Kenapa begitu, ya karena saat ini bangsa kita sedang merayakan pesta demokrasi untuk memilih pemimpin daerah yang kebetulan diadakan di beberapa tempat, dan dilakukan secara serentak.

Gue juga dapat undangan untuk memilih. Kebetulan gue berhak memilih calon Gubernur Banten, karena gue tinggal di Tangerang. Kabetulan juga, hari ini bangun agak siang karena libur, hehe. Memang hari ini menjadi hari libur nasional berkaitan dengan diadakannya Pilkada alias Pemilihan Kepala Daerah. Dan gue pribadi pastinya akan menggunakan hak suara gue. Read the rest of this entry »

damai-di-bumiNatal telah lewat, tahun baru menjelang. Kebahagiaan Natal yang gue rasakan akan disusul oleh kebahagiaan baru saat merayakan pergantian tahun. Ini memang melulu soal peringatan dan perayaan sesuai kalender masehi yang berlaku. Tapi bagi gue, ini tetap perayaan, tetap menjadi momen untuk selalu bersyukur atas hidup bagi kita semua; apapun agama yang kita anut, asal budaya dan bangsa kita, atau apapun keyakinan, ideologi, paham, dan pemikiran yang kita pegang.

Gue nggak mau pusing soal bangaimana asal muasal agama, budaya, keyakinan dan aneka keberagaman lain itu terbentuk. Dan gue emang gak akan nulis soal ini. Gue hanya ingin menulis lagi soal yang gue rasakan dan yang gue harapkan saat ini dan bukan masa lalu. Hari ini dan bukan kemarin. Sekarang dan bukan tahun kemarin. Read the rest of this entry »

BUONGIORNO…

Pemanis Buatan merupakan kumpulan catatan yang berupa celotehan, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak gue. Bebas, jujur, dan mungkin agak kurang ajar…

Semoga kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti dengan kejujuran dan hati yang ‘bebas’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; kalo nggak buat loe, ya minimal buat gue sendiri...

Namun, karena gue percaya bahwa kehidupan itu pada dasarnya memang baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanya sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya...

Back to the future…

June 2017
M T W T F S S
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930