You are currently browsing the tag archive for the ‘hidup’ tag.

Saya hadir lagi hari ini. Dalam setiap putaran waktu, saya tetap ada. Walau pagi ini basah, dan temaram melingkupi pandangan, saya tetap sempatkan hadir, berlindung dalam atap trotoar yang mulai usang.

Dahaga dan asa berlompatan memanggil. Tapi saya masih terpaku menunggu hujan yang tak kunjung terangkat. Turun, bergantian, memenuhi  ruang dan melahirkan irama yang selalu sama; ketidateraturan ketukan nada.

Saya menyentuh pinggir jaket yang mulai lembab, memeluk jari-jemari yang kedinginan dan bersembunyi meringkuk bersebelahan dengan sebatang rokok yang mungkin tanpa rasa saat ini; hanya tawarkan ilusi yang perlahan terbang meninggi. Read the rest of this entry »

Advertisements

Adalah sebuah keadaaan dimana kita menjadi terdiam, terpaku dan tidak kuat lagi melangkah.

Kejujuran, adalah ketika tiada lagi jalan yang membuatku tersadar, sehingga harus menghempaskan langkah.

Kejujuran ketika bibir mulai basah dengan air mata, kelu menatap menunduk menghindari cakrawala.

Kejujuran yang tersaji, hadirkan banyak kekurangan impian, harapan dan khayal. Tertusuk oleh rasa sakit kisah yang tersaji panas di lembar buku kehidupan.

Kejujuran bukan keterpaksaan, jujur adalah pilihan untuk membuka ruang yang gelap dan tiada yang tahu apa yang berada di dalamnya.

Kejujuran adalah nyanyian sunyi, yang melantunkan nada-nada ironi yang diterangi lampu redup di langkah malam.

Kejujuran adalah saya. Dan mulai saat ini akan tetap menjadi bagian dari diri saya. Tidak ingin melepaskannya pergi, walau luka hadir dan perih selimutiku.

Pagi ini saya kembali terbangun dari kisah malam, dan menyapa pagi yang hangatkan wajah. Istri sudah sibuk di dapur mempersiapkan sarapan; dan sayapun bergegas untuk mandi, lalu sarapan bersama. Keseharian ini memang tampak biasa, tapi sesungguhnya ini adalah kisah yang selalu saja tersaji baru. Tidak ada yang sama, walau kegiatan ini selalu kami lakukan setiap paginya.

Aku menelpon bapak siang hari saat makan siang di kantor. Sekedar untuk ngobrol santai dan menanyakan kabar. Kami saling berbagi kisah, walau tidak lama. Hanya sekita 10 menit saja. Pembicaraan kami di telepon menang hal yang biasa kami lakukan, tapi sesungguhnya setiap waktu yang kami habiskan untuk berbicara di telepon adalah kisah baru yang selalu berwarna walau kami melakukannya dengan media yang sama; handphone. Read the rest of this entry »

suara-hatiHari ini, sebagian besar suara hati dari jutaan pribadi memunculkan diri, menyeruak diantara banyak suara-suara yang berseliweran. Keadaan ini sudah berlangsung beberapa bulan lalu, malahan. Kenapa begitu, ya karena saat ini bangsa kita sedang merayakan pesta demokrasi untuk memilih pemimpin daerah yang kebetulan diadakan di beberapa tempat, dan dilakukan secara serentak.

Saya juga dapat undangan untuk memilih. Kebetulan saya berhak memilih calon Gubernur Banten, karena saya tinggal di Tangerang. Kabetulan juga, hari ini bangun agak siang karena libur, hehe. Memang hari ini menjadi hari libur nasional berkaitan dengan diadakannya Pilkada alias Pemilihan Kepala Daerah. Dan saya pribadi pastinya akan menggunakan hak suara saya. Read the rest of this entry »

imlek-2017Tahun Baru Imlek yang kebetulan jatuh pada hari Sabtu kemarin, tentunya disambut penuh sukacita oleh rekan-rekan gue yang merayakan. Berbagai aktivitas, tradisi, serta banyak ciri khas lainnya menjadi hal yang mewarnai perayaan tahun baru Imlek, ataupun perayaan tahun baru masehi yang juga dirayakan oleh semua orang.

Berbagai perayaan maupun peringatan hari besar agama, budaya, maupun nasional tentunya akan berlangsung rutin setiap tahun dan pastinya akan menghadirkan kegembiraan. Tapi, semua yang rutin dilakukan setiap tahunnya ini, kadang sebatas menjadi bentuk rutinitas semata; yang (sudah pasti) membutuhkan biaya tidak sedikit, tapi tidak memiliki makna yang ‘sesungguhnya’. Hanya berkumpul bersama, makan-makan, ngobrol bersama, itu aja. Read the rest of this entry »

Advertisements

BUONGIORNO…

Pemanis Buatan merupakan kumpulan catatan yang berupa celotehan, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak saya. Bebas, jujur, dan mungkin agak kurang ajar…

Semoga kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti dengan kejujuran & hati yang ‘bebas’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; kalo nggak buat kamu, ya minimal buat saya sendiri… :)

Namun, karena saya percaya bahwa kehidupan itu pada dasarnya memang baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanya sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya…

Back to the future…

February 2018
M T W T F S S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728