You are currently browsing the tag archive for the ‘film’ tag.

Dalam keseharian, kita banyak disesaki oleh banyak informasi, materi hiburan, informasi dan edukasi melalui beragam lini media yang semua itu ‘memaksa’ masuk ke semua indera kita, terutama mata dan telinga. Khususnya lagi kalo kita bicara di lini media yang cukup pupuler seperti televisi, internet, radio, hingga media cetak. Okelah memang ada banyak sekali ragam cara kita bisa mendapatkan semua hal baru lewat banyak media itu, dari yang memang kita butuhkan untuk menambah wawasan maupun saat kita membutuhkan hiburan. Read the rest of this entry »

Advertisements

Setelah ngomongin gaya anak muda di tahun 90an, catatan gue kali ini ingin juga membuka kembali kenangan mengenai hiburan khas anak muda yang digandrungi saat itu. Dari soal grup musik, film, artis, dan apapun yang berhubungan dengan dunia hiburan anak muda.

Saat muda, memang hiburan menjadi hal utama selain sekolah yang selalu kita ingin rasakan. Dan semua juga selalu identik dengan bentuk ekspresi dan kecintaan akan seni, hiburan dan kesenangan yang positif. Semua memang akan selalu memberi warna bahkan melahirkan banyak inspirasi untuk melakukan hal positif.

Catatan kali ini juga gue gue sadur dari artikel di sebuah majalah remaja Gadis yang terbit akhir tahun 2011 sebagai acuan. Terima kasih dan mohon ijin kepada penerbit untuk menulis kembali catatan ini agar semakin banyak anak muda yang terinspirasi. Yuk sama-sama kembali melihat… Read the rest of this entry »

Menyambung catatan yang gue tulis pada 20 januari 2010 lalu, yang judulnya Kenangan Seru tahun 90an, nggak bakalan lupa! , ada masih banyak lagi kenangan di tahun 90an yang identik dengan dunia hiburan remaja. Khususnya di bidang hiburan dan gaya hidup anak muda. Kenapa hanya kenangan anak muda? Ya karena gue emang masih muda jaman 90an. Jadi semua kenangan yang tercatat, hampir semuanya gue alami atau gue pernah tahu. Dan membuka kembali kenangan masa muda memang selalu aja indah dan menyenangkan.

Mulai dari dunia musik, film, artis, sampe ke tempat nongkrong, semua memiliki kenangan tersendiri. Nggak semua pilihan kenangan itu perlu biaya mahal. Kadang semua bisa dirasakan dengan biaya yang cukup murah. Yang penting bisa ngumpul bareng temen-teman dan menghabiskan waktu dengan bersenang-senang. Bagaimana bentuknya, jelas bisa beragam, yang penting, semua yang dilakukan nggak ada yang aneh-aneh apalagi melanggar hukum.

Semua sumber data yang ada di catatan gue ini gue sadur dari sebuah majalah remaja ibukota, dan ternyata hampir 90% pernah gue alamin. So gue minta ijin kepada penerbit untuk membagikan lagi isi majalah kepada banyak orang agar bisa membuka kenangan indah, dan membuat hidup makin berwarna. Terima kasih untuk media majalah GADIS yang mau mengumpulkan kembali beragam hal yang menarik di sepanjang tahun 90-an.

Ini rangkuman dari banyak hal menarik (sebagian besar hiburan) yang jadi kenangan di tahun 90an. Read the rest of this entry »

Say no to piracy! Slogan yang selalu terdengar lantang dan disuarakan hampir di seluruh dunia. Banyak yang setuju, banyak juga yang tidak mengamini. Begitu juga gue. Satu sisi gue nggak setuju sepenuhnya dengan DVD Film atu musik bajakan. Tapi di sisi lain gue nggak bisa dan nggak mau memungkiri kalo gue menikmati banyak karya bagus lewat kepingan DVD bajakan. Dan gue bahkan melakukan koleksi banyak film dan musik bagus versi bajakan.

Semua ini salah nggak sih? Pastinya iya kalo mau ngomongin hukum dan aturan hak cipta yang berlaku. Lalu kenapa proses pembajakan masih terus berlangsung dan penjualannya masih sangat bebas di Indonesia? Bukan hanya DVD film, tapi juga CD MP3, CD Audio, sampe ke CD yang berisi program edukasi atau program lainnya. Bahkan fakta bahwa Indonesia masuk urutan teratas di dunia soal pembajakan belum ada perubahan datanya dari tahun ke tahun. Bahkan persentasi dan jenisnya makin meningkat.

Jadi apa gue ikut andil dalam hal ini? Pastinya. Karena gue setia mengkonsumsi media bajakan; khusunya film dan musik. Okelah, gue tahu ini melanggar hukum. Dan gue melakukan ini semua tidak dengan alasan ikut-ikutan apalagi dengan alasan nggak tahu. Gue udah ngerti soal peraturan dan larangan. Tapi kenapa gue masih ‘setia’ menikmati media bajakan baik film maupun musik? Read the rest of this entry »

Ada dua sinetron yang membuat gue akan selalu menunggu kehadirannya di layar TV jaman dulu. Keluarga Cemara dan Si Doel Anak Sekolahan (SDAS). Keduanya memberi banyak inspirasi sekaligus hiburan dengan cara yang berbeda. Keluarga Cemara menjadikan kepahitan hidup sebagai sebuah kekuatan untuk bersyukur, sedangkan SDAS mengangkat kepolosan dan kejujuran sebagai sebuah pembelajaran dalam hidup.

Untuk kali ini gue ingin kangen-kangenan sama Keluarga Cemara. Kisah ini hadir dalam layar kaca beberapa tahun lalu -gue lupa kapan tepatnya, dan diangkat dari novel karangan Arswendo Atmowiloto. Sinetron ini bertutur tentang keseharian sebuah keluarga kecil yang terdiri dari Abah (Adi Kurdi) sebagai kepala keluarga, Emak (Lia Warokka) sebagai si ibu, Euis (Ceria HD) sebagai si sulung, Cemara (Anisa Fujianti) sebagai anak kedua dan Agil (Pudji Lestari) sebagai si bungsu.

Sinetron Keluarga Cemara adalah bentuk penggambaran kehidupan sederhana sebuah keluarga di sebuah desa kecil di pelosok Sukabumi, dimana dikisahkan, bahwa sebelumnya mereka tinggal di Jakarta. Dahulu, Abah adalah seorang pengusaha sukses, namun difitnah, dan seluruh harta kekayaannya terpaksa disita. Hanya Euis dari ketiga anaknya yang sempat merasakan kehidupan serba mewah di kota, sebelum akhirnya mereka  ‘jatuh miskin’ dan harus tinggal di desa. Read the rest of this entry »

Menyambung catatan gue sebelumnya mengenai 100 film terbaik sepanjang masa (versi gue), kali ini gue mau sharing aja mengenai film-film Indonesia yang gue anggap terbaik dan jadi favorit gue. Kenapa juga gue mesti bedain list film favorit gue antara film Indonesia dan Film Asing, bukan karena gue menganggap perbedaan kualitas ya. Tapi biar gue bisa lebih fokus aja dalam ‘bercerita’ dan menyusun list ini.

Dan sekali lagi, ini adalah list versi gue yang sangat, sangat subyektif. Nggak ada acuan yang ‘jelas’ pula dari gue dalam membuat list ini selain karena soal selera, dimana gue manganggap film-film ini memiliki kesan tersendiri aja buat gue. Bisa karena ceritanya yang kuat, visualnya yang keren, atau hanya karena film tersebut bisa membuat gue terhibur dan nggak bosan untuk nonton berkali-kali, walau dari segi kualitas nggak ada bagus-bagusnya… hehehe

Tapi apapun, list ini hanya sekedar sharing aja. Mungkin dari loe semua ada yang setuju, tapi ada juga yang menolak habis-habisan. Well, that’s fine. Yang penting adalah gue dan mungkin juga loe pastinya punya harapan dan keinginan yang sama agar film Indonesia makin maju. Film-filmnya makin banyak yang bagus, tema-temanya makin ‘kaya’, dan yang pasti makin berkualitas dari segi teknis, termasuk makin ‘laku’ juga di pasaran. Semua faktor-faktor itu yang nantinya saling bersinergi untuk menghadirkan tontonan film nasional yang bermutu, dan nggak hanya berbicara soal setan, kuntilanak, atau seksualitas belaka.

So, ini beberapa daftar film Indonesia yang gue suka dan beberapa diantaranya gue anggap yang terbaik. (Untuk sinopsis gue sadur dari beberapa sumber tulisan ya. Karena gue nggak jago bikin sinopsis, hehehe) Read the rest of this entry »

Film buat gue, bukan hanya menjadi sebuah karya yang bisa menghibur. Tapi lebih dari itu film menjadi sebuah sumber inspirasi buat gue dalam segala hal dan bentuknya. Film bagus menurut para kritikus film bisa dibicarakan dalam masa puluhan tahun sesudahnya, namun kadang film yang kadang masuk kategori ‘biasa-biasa aja’ justru bisa membekas di otak dan hati gue dalam waktu yang mungkin jauh lebih lama.

Acuan film-film berkualitas memang bepusat pada dua ajang utama penghargaan perfilman di Amerika yaitu Golden Globe dan Oscar. Walau festival film seperti di Cannes pun kadang seringkali jadi acuan bagi para penikmat film di seluruh dunia. Gue pun nggak memungkiri hal ini, tapi tidak menjadi satu-satunya alasan buat gue untuk menyukai dan menilai kualitas sebuah film.

Dan seperti yang dulu udah pernah gue janjiin, gue akan tulis daftar 100 film terbaik sepanjang masa versi gue. Ini memang daftar yang sangat subyektif, karena jelas erat kaitannya sama selera gue pribadi. Tapi mungkin aja ada beberapa diantaranya yang juga ‘sesuai’ sama selera loe semua. Gue memang nggak membuat sebuah tolak ukur dan kriteria tertentu untuk membuat film ini menjadi film terbaik versi gue. Tapi jika setelah selesai gue menonton sebuah film dan gue merasa kalo sungguh terhibur, terinspirasi, dan bahkan sampai ‘kebawa emosi’, nah film yang kayak gini yang akan gue inget sepanjang masa.. ^_^ They really speaks loud!

Read the rest of this entry »

Ada banyak hal yang gue suka dan gue benci dalam hidup ini. Dan sekali lagi ini soal selera, dan memang nggak ada yang bisa menyalahkan seseorang soal selera. Cuma memang jika seleranya bagus kadang orang memberikan ‘credit’ lebih untuk itu. Tapi seandainya selera gue ancur pun, gue tetap nggak peduli. Karena semua yang gue suka dan dan gue benci bener2 nggak ada hubungannya sama orang lain, walau kadang gue nggak memungkiri kalo ada juga pengaruh dari orang lain yang membuat gue suka atau benci sama beberapa hal. Tapi yang pasti, ini nggak sepenuhnya menjadi gambaran diri gue loh ya… 🙂

Semua orang termasuk gue punya kebebasan untuk menentukan apa aja yang disuka dan dibensi. Dan itu hak preogratif, bahkan jadi hak asasi manusia yang nggak bisa diganggu gugat! Seandainya semua orang bisa menghargai apapun yang diyakini oleh orang lain, gue sih yakin aja kalo nggak bakal ada yang namanya perselihan hanya karena berbeda pandangan soal segala sesuatu yang disuka. Dan apapun alasannya gue bisa suka atau benci akan sesuatu, sebenarnya juga nggak perlu buat gue jelaskan. Karena mungkin aja alasa-alasan itu menjadi sesuatu yang nggak penting…

Iseng bikin list ah, ini hal yang gue suka dan yang gue benci dalam hidup ini: Read the rest of this entry »

Jika Alice memiliki keyakinan akan 6 hal yang sebenarnya mustahil terjadi di dunia nyata, maka gak salah gue juga kadang boleh memiliki keyakinan akan hal-hal yang sebenarnya kata orang juga mustahil. Gue kayaknya perlu deh masuk dan bermain di wonderland untuk menikmati sebuah dunia dimana segala sesuatunya bisa hadir secara nyata, dimana sebelumnya cuma hadir dalam mimpi-mimpi gue.

Mungkin bukan seperti Alice yang memiliki keyakinan bahwa binatang bisa berbicara, dan ada tempat dimana dia bisa bertemu kelinci bermantel bulu atau kucing yang selalu tersenyum. Tapi setidaknya gue harus memiliki sebuah angan-angan sendiri akan sebuah dunia impian yang bisa aja gue miliki sejak masa kecil, dan yang tidak seorang pun bisa protes… Read the rest of this entry »

Salah satu adegan dalam film 'Life is Beautiful', yang berjudul asli 'La Vie est Belle'.

Gue suka banget baca buku dan nonton film. Dan gue juga kebetulan suka koleksi keduanya. Walau belum sampai jumlah ribuan, tapi yah, gue suka aja ngumpulin film dan buku bagus jadi sewaktu-waktu bisa gue tonton dan baca lagi. Gue suka nonton dan baca semua jenis dan genre. Koleksi film gue beraneka ragam, dari yang model film berdarah-darah seperti ‘SAW series’, sampe yang melo comedy banget kayak ‘When Harry met Sally’. Begitu juga buku. Gue baca buku mulai dari yang agak berat kayak Perang Sucinya Karen Armstrong, sampe kumpulan puisi mbeling karya Remi Sylado. Intinya sih, gue nggak mau terpaku sama jenis bacaan dan tontonan tertentu. Apa yang bagus, dan gue pingin, itulah yang gue tonton dan gue baca.

Cuma belakangan ini gue agak-agak BT neh. Soale beberapa koleksi gue raib entah kemana. Gue ingat sih kalo ada beberapa teman gue yang pinjam film dan buku gue.  Tapi masalahnya gue lupa siapa aja yang pinjam, dan apa aja yang mereka pinjam… Jadinya, suatu saat gue suka bingung sendiri, loh buku gue yang ini kemana yah? atau film yang ini kemana ya, pas gue mau nonton pula… Read the rest of this entry »

BUONGIORNO…

Pemanis Buatan merupakan kumpulan catatan yang berupa celotehan, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak saya. Bebas, jujur, dan mungkin agak kurang ajar…

Semoga kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti dengan kejujuran & hati yang ‘bebas’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; kalo nggak buat kamu, ya minimal buat saya sendiri… :)

Namun, karena saya percaya bahwa kehidupan itu pada dasarnya memang baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanya sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya…

Back to the future…

December 2017
M T W T F S S
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031