You are currently browsing the tag archive for the ‘buku’ tag.

Dalam keseharian, kita banyak disesaki oleh banyak informasi, materi hiburan, informasi dan edukasi melalui beragam lini media yang semua itu ‘memaksa’ masuk ke semua indera kita, terutama mata dan telinga. Khususnya lagi kalo kita bicara di lini media yang cukup pupuler seperti televisi, internet, radio, hingga media cetak. Okelah memang ada banyak sekali ragam cara kita bisa mendapatkan semua hal baru lewat banyak media itu, dari yang memang kita butuhkan untuk menambah wawasan maupun saat kita membutuhkan hiburan. Read the rest of this entry »

Advertisements

read and readIni memang hal kecil dan sederhana. Namun bisa membuat hal kecil menjadi sesuatu yang istimewa sangatlah luar biasa.

Ini memang bicara soal hobi. Dan hobi akan sangat beragam bentuknya. Masing-masing pribadi memiliki hobinya masing-masing, dan ketika hobi menjadi sebuah kebiasaan yang memberi nilai akan juga menjadi luar biasa. Tapi, ini semua memang tidak ada tolak ukurnya. Tidak ada acuannya. Tapi pengaruhnya sungguh bisa dirasakan. Setidaknya buat diri sendiri.

Membaca berarti mengamati lebih dalam. Membaca berarti ingin tahu. Membaca berarti belajar. Membaca berarti mendapatkan penghiburan. Membaca berarti menambah wawasan. Membaca berarti pemenuhan dahaga. Membaca berarti membuka pikiran. Membaca berarti berdiskusi. Membaca berarti rendah hati. Membaca berarti keberanian. Read the rest of this entry »

the passion of workingBagi gue rumah adalah istana mungil yang selalu bikin hepi. Area yang selalu membawa kebahagiaan dan sumber ispirasi.

Di catatan gue terdahulu mengenai rumah gue dan segala hal yang berhubungan dengan tempat tinggal, gue selalu berusaha menciptakan suasana yang nyaman dan memacu stimulus dan perasaan positif di otak gue. Salah satu caranya adalah bagaimana gue bisa melakukan pembagian fungsi ruang dengan pas. Ukuran rumah bukan persoalan. Walau kecil dan bukan tipe rumah yang luasnya mumpuni, itu semua bukan alasan untuk gak nyaman saat berada di rumah melakukan aktivitas sehari-hari. Read the rest of this entry »

Ada banyak hal yang gue suka dan gue benci dalam hidup ini. Dan sekali lagi ini soal selera, dan memang nggak ada yang bisa menyalahkan seseorang soal selera. Cuma memang jika seleranya bagus kadang orang memberikan ‘credit’ lebih untuk itu. Tapi seandainya selera gue ancur pun, gue tetap nggak peduli. Karena semua yang gue suka dan dan gue benci bener2 nggak ada hubungannya sama orang lain, walau kadang gue nggak memungkiri kalo ada juga pengaruh dari orang lain yang membuat gue suka atau benci sama beberapa hal. Tapi yang pasti, ini nggak sepenuhnya menjadi gambaran diri gue loh ya… 🙂

Semua orang termasuk gue punya kebebasan untuk menentukan apa aja yang disuka dan dibensi. Dan itu hak preogratif, bahkan jadi hak asasi manusia yang nggak bisa diganggu gugat! Seandainya semua orang bisa menghargai apapun yang diyakini oleh orang lain, gue sih yakin aja kalo nggak bakal ada yang namanya perselihan hanya karena berbeda pandangan soal segala sesuatu yang disuka. Dan apapun alasannya gue bisa suka atau benci akan sesuatu, sebenarnya juga nggak perlu buat gue jelaskan. Karena mungkin aja alasa-alasan itu menjadi sesuatu yang nggak penting…

Iseng bikin list ah, ini hal yang gue suka dan yang gue benci dalam hidup ini: Read the rest of this entry »

 

Kesetiakawanan Asia Afrika

Mei Hwa perawan 16 tahun
Farouk perjaka 16 tahun
Mei Hwa masuk kamar jam 24.00
Farouk masuk kamar jam 24.00
Mei Hwa buka blouse
Farouk buka hemd
Mei Hwa buka rok
Farouk buka celana
Mei hwa buka BH
Farouk buka singlet
Farouk buka celana dalam
Mei Hwa telanjang bulat
Farouk telanjang bulat
Mei Hwa pakai daster
Farouk pakai kamerjas
Mei Hwa naik ranjang
Farouk naik ranjang
Lantas mereka tidurlah
Mei Hwa di Taipeh
Farouk di Kairo

-Remy Sylado-

 

Menggelitik, apa adanya, nggak jelas, bebas, semaunya, tanpa arah, merupakan sebagian ciri khas dari ‘puisi mbeling’. Puisi? masak tulisan ‘seperti di atas’ disebut ‘puisi’? Bukannya puisi itu merupakan kumpulan kata-kata indah, penuh makna, penuh permainan bahasa yang memikat dan sebagainya? Maka dari itu, tulisan di atas disebut sebagi puisi ‘mbeling’. ‘Mbeling’ dalam bahasa jawa yang berarti ‘nakal/susah diatur’.

Puisi Mbeling dicetuskan sebagai salah satu bentuk dari gerakan ‘mbeling’ yang dicetuskan oleh Remy Sylado pada 1971. Suatu gerakan yang dimaksudkan untuk mendobrak sikap rezim orde baru yang feodal dan munafik saat itu. Tapi dalam perkembangannya, gue lebih tertarik untuk membaca penuturan dari Sapardi Djoko Damono, seorang penyair besar Indonesia mengenai puisi mbeling ini:

“Puisi rupanya telah menjadi bentuk sastra yang menarik minat orang-orang muda, terutama dalam masa perkembangannya sebagai sastrawan. Sajak-sajak yang dikirimkan ke majalah-majalah yang berprestasi tidak dapat segera dimuat… Sementara beberapa penyair mendapatkan tempat yang semakin kukuh dalam perkembangan puisi Indonesia, kaum muda yang baru mulai menulis itu merasakan semacam tekanan. Mereka merasa tidak bisa cepat tampil karena terhalang oleh tokoh-tokoh yang sudah ‘mapan’… Tambahan lagi kebanyakan mereka menetapkan kepenyairan berdasarkan dimuat atau tidaknya sajak-sajaknya dalam majalah sastra satu-satunya, Horison.”

Puisi mbeling bagi gue menjadi sebuah bentuk cara untuk sebebasnya berekspresi sekaligus untuk melawan segala bentuk kemapanan teknis. Siapapun boleh menulis puisi, sajak, tanpa harus mengindahkan aturan bahasa atau rima yang berlaku. Tema maupun bahasan bisa dituturkan dengan bebas. Dan semua sah-sah aja, karena sedari awal mereka udah mengkategorikan karya mereka sebagai karya ‘mbeling’ yang nakal dan nggak berpatokan pada aturan… Read the rest of this entry »

Salah satu adegan dalam film 'Life is Beautiful', yang berjudul asli 'La Vie est Belle'.

Gue suka banget baca buku dan nonton film. Dan gue juga kebetulan suka koleksi keduanya. Walau belum sampai jumlah ribuan, tapi yah, gue suka aja ngumpulin film dan buku bagus jadi sewaktu-waktu bisa gue tonton dan baca lagi. Gue suka nonton dan baca semua jenis dan genre. Koleksi film gue beraneka ragam, dari yang model film berdarah-darah seperti ‘SAW series’, sampe yang melo comedy banget kayak ‘When Harry met Sally’. Begitu juga buku. Gue baca buku mulai dari yang agak berat kayak Perang Sucinya Karen Armstrong, sampe kumpulan puisi mbeling karya Remi Sylado. Intinya sih, gue nggak mau terpaku sama jenis bacaan dan tontonan tertentu. Apa yang bagus, dan gue pingin, itulah yang gue tonton dan gue baca.

Cuma belakangan ini gue agak-agak BT neh. Soale beberapa koleksi gue raib entah kemana. Gue ingat sih kalo ada beberapa teman gue yang pinjam film dan buku gue.  Tapi masalahnya gue lupa siapa aja yang pinjam, dan apa aja yang mereka pinjam… Jadinya, suatu saat gue suka bingung sendiri, loh buku gue yang ini kemana yah? atau film yang ini kemana ya, pas gue mau nonton pula… Read the rest of this entry »

Apapun akhirnya kesimpulan yang kita miliki terhadap buah pemikirannya lewat buku ini, adalah sebuah bentuk kebebasan pribadi.

“Mintalah hati yang damai, walau dalam keadaan apa pun juga.” Anthony de Mello.

Buku Burung Berkicau gue temukan pertama kali pada tahun 1992. Dan saat gue beli sudah mencapai cetakan ke sepuluh. Anthony de Mello yang menulis buku ini merupakan seorang imam Jesuit dan dianggap cukup ‘kontroversial’ lewat tulisan-tulisannya. Read the rest of this entry »

BUONGIORNO…

Pemanis Buatan merupakan kumpulan catatan yang berupa celotehan, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak saya. Bebas, jujur, dan mungkin agak kurang ajar…

Semoga kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti dengan kejujuran & hati yang ‘bebas’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; kalo nggak buat kamu, ya minimal buat saya sendiri… :)

Namun, karena saya percaya bahwa kehidupan itu pada dasarnya memang baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanya sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya…

Back to the future…

December 2017
M T W T F S S
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031