You are currently browsing the tag archive for the ‘budaya’ tag.

Dalam keseharian, kita banyak disesaki oleh banyak informasi, materi hiburan, informasi dan edukasi melalui beragam lini media yang semua itu ‘memaksa’ masuk ke semua indera kita, terutama mata dan telinga. Khususnya lagi kalo kita bicara di lini media yang cukup pupuler seperti televisi, internet, radio, hingga media cetak. Okelah memang ada banyak sekali ragam cara kita bisa mendapatkan semua hal baru lewat banyak media itu, dari yang memang kita butuhkan untuk menambah wawasan maupun saat kita membutuhkan hiburan. Read the rest of this entry »

imlek-2017Tahun Baru Imlek yang kebetulan jatuh pada hari Sabtu kemarin, tentunya disambut penuh sukacita oleh rekan-rekan gue yang merayakan. Berbagai aktivitas, tradisi, serta banyak ciri khas lainnya menjadi hal yang mewarnai perayaan tahun baru Imlek, ataupun perayaan tahun baru masehi yang juga dirayakan oleh semua orang.

Berbagai perayaan maupun peringatan hari besar agama, budaya, maupun nasional tentunya akan berlangsung rutin setiap tahun dan pastinya akan menghadirkan kegembiraan. Tapi, semua yang rutin dilakukan setiap tahunnya ini, kadang sebatas menjadi bentuk rutinitas semata; yang (sudah pasti) membutuhkan biaya tidak sedikit, tapi tidak memiliki makna yang ‘sesungguhnya’. Hanya berkumpul bersama, makan-makan, ngobrol bersama, itu aja. Read the rest of this entry »

susun kembali kedamaianPeristiwa yang terjadi di Jakarta seminggu lalu seakan membuyarkan kembali kedamaian yang tercipta dan terpelihara cukup lama. Serangan teror yang terjadi di sekitar Sarinah Jakarta itu mungkin menjadi hal yang biasa bagi para pelaku. Tapi bagi warga Jakarta khususnya dan semua pribadi yang tinggal dan beraktivitas di bagian manapun di dunia ini, tentu ini menjadi hal yang luar biasa. Walau suka atau tidak, beberapa bagian dari dunia ini masih bergejolak dan hidup dalam ancaman kemanusiaan.

Kenapa bagi para pelaku ini menjadi hal biasa? Karena mereka melakukannya sebagai sebuah hal yang memang perlu dilakukan. Mereka siap berkorban jiwa raga demi keyakinan mereka dan untuk itu mereka bangga untuk menodai nilai kemanusiaan.

Semua rangkaian teror yang terjadi di dunia ini memang seakan menjadi mata rantai yang terpisahkan. Semua alasan saling dibeberkan, dan sebab akibat seakan menjadi bahasan yang tiada akan habisnya. Sedihnya, ini selalu membawa korban banyak insan yang kadang tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa semua ini terjadi? dan kenapa harus kami yang merasakan semua kepedihan ini? Read the rest of this entry »

IMG_20160110_181155_1Minggu sore kemarin gue dan istri sengaja hadir di Summarecon Digital Center (SDC) untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) partai Inter vs Sassuolo dalam lanjutan pertandingan seri A. Gue emang udah lama nggak menghadiri kegiatan nobar, karena selain kesibukan, kadang gue juga suka lupa kalo ada kegiatan ini… hehe (di catatan ini ada beberapa foto sederhana yang gue ambil pake HP dan bisa dinikmati-harap maklum kalo kualitasnya nggak bagus hehe)

So, setelah sekian lama gue aktif berkomunikasi lewat whatsapp, akhirnya gue bisa berkumpul lagi bersama semua rekan dari Inter Club Indonesia Tangerang Raya. Memang gak semua teman-teman lama gue bisa ketemu, karena event nobar kali itu dihadiri lebih dari 500 pecinta Inter. Read the rest of this entry »

BUONGIORNO…

Pemanis Buatan merupakan kumpulan catatan yang berupa celotehan, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak gue. Bebas, jujur, dan mungkin agak kurang ajar…

Semoga kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti dengan kejujuran dan hati yang ‘bebas’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; kalo nggak buat loe, ya minimal buat gue sendiri...

Namun, karena gue percaya bahwa kehidupan itu pada dasarnya memang baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanya sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya...

Back to the future…

August 2017
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031