You are currently browsing the category archive for the ‘hidup itu indah’ category.

Tanggal 14 Januari kemarin menjadi saat yang sangat berkesan buat saya dan semua umat di Lingkungan Ratu Pecinta Damai, Gereja Katolik St. Monika Serpong. Kami bertempat tinggal di Cisauk, Kabupaten Tangerang yang berjarak hampir 8 km dari gereja kami di BSD. Perayaan Natal bersama kami adakan dalam kesederhanaan dan penuh kebersamaan. Umat di lingkungan kami yang berjumlah hampir 40 keluarga tampak antusias berpartisipasi pada kegiatan ini. Bukan hanya hadir sebagai undangan tapi kami semua sungguh terlibat dalam setiap detail persiapan dan pelaksanaan acara.

Pada satu bulan sebelum kegiatan berlangsung, kami sudah berbagi tugas mengenai apa saja yang perlu dipersiapkan. Kegiatan kami nanti akan menghadirkan Ibadat syukur Natal dan Tahun Baru, makan siang bersama, pertunjukan seni, dan ramah tamah. Rencananya kegiatan akan diadakan di kediaman salah satu umat yang berkenan untuk menjadi tuan rumah. Read the rest of this entry »

Advertisements

Minggu itu seperti biasa saya dan istri membelah jalan di pagi yang sedikit berawan menuju Gereja St. Monika BSD untuk mengikuti misa pagi. Cuaca agak sedikit mendung, karenanya kami berdua bergegas menuju gereja, agar jangan sampai turun hujan di jalan. Jam menunjukkan pukul 08.00 pagi ketika kami sampai di parkiran Gereja. Ada yang tampak sedikit berbeda pagi itu. Gereja dihias oleh beberapa ornamen daerah, baik itu Jawa, Flores, Dayak dan daerah-daerah lainnya. Beberapa pintu masuk tampak dihias dengan ornamen yang kaya akan unsur budaya. Saat itu saya tidak berpikir panjang dan langsung masuk ke ruangan Gereja bersama istri.

Pada saat Misa Kudus berlangsung, barulah kami sadar. Hari itu adalah hari pencanangan Tahun Persatuan Keuskupan Agung Jakarta yang bertema ‘Amalkan Pancasila: Kita Bhinneka – Kita Indonesia’. Gerakan ini sudah berjalan di tahun ketiga. Tahun 2018 ini, Gereja Katolik membawa semangat sila ke-3 dari Pancasila yaitu ‘Persatuan Indonesia’. Karena itulah, momen siang itu di Gereja menjadi simbol dimulainya gerakan di Keuskupan Agung Jakarta (termasuk di Tangerang, Depok dan Bekasi) dan dilakukan serentak di seluruh gereja Katolik yang ada di Jadetabek.

Selepas Misa, ternyata rangkaian kegiatan belum selesai. Saya dan istri beserta umat lainnya dikejutkan dengan adanya beberapa kegiatan lain yang menjadi bagian dari peluncuran Tahun Persatuan ini. Yang pertama adalah kehadiran satu grup Marawis yang berasal dari Masjid di sekitar Gereja untuk tampil membawakan beberapa lagu religi. Marawis sendiri merupakan jenis ‘band tepuk’ dengan perkusi sebagai alat musik utamanya dan merupakan kolaborasi antara kesenian Timur Tengah dan Betawi yang memiliki unsur kegamaan yang kental. Sekitar sepuluh orang remaja Masjid tampak antusias memainkan Hajir (gendang besar), Marawis (gendang kecil), Dumbuk/Jimbe, Tamborin dan Krecekdan. Umat gereja Katolik St. Monika tampak kagum menyaksikan mereka tampil. Read the rest of this entry »

Natal kali ini adalah Natal yang kesekian yang saya rayakan bersama keluarga di rumah orang tua di kawasan Karawaci Tangerang. Bukan hanya bersama keluarga, para tetangga sekitar rumah orang tua juga ikut hadir memberikan ucapan selamat kepada saya dan keluarga. Hampir 100 orang yang berkunjung ke rumah kami malam itu. Kami sekeluarga memang sudah menempati rumah ini sejak tahun 1980 lalu. Tradisi berkunjung ke rumah kami dan beberapa tetangga yang juga merayakan Natal sudah terperlihara mungkin sejak sepuluh tahun lalu di lingkungan perumahan dimana kami tinggal. Kami semua berbagi kebahagiaan bersama, tanpa memandang latar belakang agama, suku maupun budaya. Sungguh indah! Read the rest of this entry »

Hari ini hari libur, tapi cuaca beberapa hari ini sering hujan. Jadi apa boleh buat, saya cenderung malas beranjak keluar dari rumah. Saya menikmati libur bersama istri di rumah. Kebetulan hari ini beberapa ikan di akuarium juga tampak sehat dan berenang kesana kemari, jadi kadang saya bisa menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk memberi makan dan memandang mereka sambil tersenyum ketika mereka berebutan makan. Read the rest of this entry »

quality-timeWeekend selalu hadir dalam hidup saya dan semua orang tentunya. Baik yang sudah bekerja atau masih berkuliah, baik yang berusia muda atau tua, baik yang sudah berkeluarga atau belum. Hari Sabtu dan Minggu kadang menjadi saat yang dinantikan, terlebih bagi yang sepanjang hari Senin hingga Jumat sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Akhir pekan juga tentu akan sangat berkaitan dengan istilah ‘quality time’. Dan mungkin banyak orang cukup familiar dengan istilah ini, tapi banyak juga yang belum akrab.

Menurut Google, quality time adalah waktu bermakna yang kita habiskan dengan orang-orang yang berharga untuk kita. Bisa jadi bersama pacar, teman, ataupun keluarga. Waktu ini bisa dihabiskan dengan melakukan berbagai hal bersama, seperti misalnya makan malem bareng, nonton bareng, berlibur bersama dan lain-lain. Read the rest of this entry »

Advertisements

BUONGIORNO…

Pemanis Buatan merupakan kumpulan catatan yang berupa celotehan, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak saya. Bebas, jujur, dan mungkin agak kurang ajar…

Semoga kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti dengan kejujuran & hati yang ‘bebas’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; kalo nggak buat kamu, ya minimal buat saya sendiri… :)

Namun, karena saya percaya bahwa kehidupan itu pada dasarnya memang baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanya sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya…

Back to the future…

February 2018
M T W T F S S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728