You are currently browsing the category archive for the ‘celotehan hati’ category.

happy-7th-anniversar-pemanis-buatanTepat tanggal 2 Januari 2017 lalu, blog Pemanis Buatan  genap berusia 7 tahun. Nggak berasa ya, udah sekian waktu gue menulis, dan bisa menuangkan banyak hal dari dalam hati dan pikiran gue dalam banyak halaman di blog ini.

Seperti yang sudah gue utarakan sejak awal menulis di blog ini, kalo Pemanis Buatan merupakan kumpulan catatan yang berupa celotehan, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak gue. Bebas, jujur, dan mungkin agak kurang ajar…

Semoga kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti dengan kejujuran dan hati yang ‘bebasa’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; kalo nggak buat loe, ya minimal buat gue sendiri…

Namun, karena gue percaya bahwa kehidupan itu pada dasarnya memang baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanya sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya… Read the rest of this entry »

damai-di-bumiNatal telah lewat, tahun baru menjelang. Kebahagiaan Natal yang gue rasakan akan disusul oleh kebahagiaan baru saat merayakan pergantian tahun. Ini memang melulu soal peringatan dan perayaan sesuai kalender masehi yang berlaku. Tapi bagi gue, ini tetap perayaan, tetap menjadi momen untuk selalu bersyukur atas hidup bagi kita semua; apapun agama yang kita anut, asal budaya dan bangsa kita, atau apapun keyakinan, ideologi, paham, dan pemikiran yang kita pegang.

Gue nggak mau pusing soal bangaimana asal muasal agama, budaya, keyakinan dan aneka keberagaman lain itu terbentuk. Dan gue emang gak akan nulis soal ini. Gue hanya ingin menulis lagi soal yang gue rasakan dan yang gue harapkan saat ini dan bukan masa lalu. Hari ini dan bukan kemarin. Sekarang dan bukan tahun kemarin. Read the rest of this entry »

Arrrghh!Dalam banyak kisah hidup, kadang gue alami banyak keajaiban. Tapi nggak jarang gue juga seringkali merasa menemui jalan buntu. Mood, perasaan dan pikiran kadang saling bertabrakan dan susah untuk menemukan ‘kesepakatan’. Belum lagi kalo ego sudah mulai ikut ‘nimbrung, pasti makin berat langkah yang harus dijalani.

Gue kadang sering mengalami hal ini. Entah itu di rumah, di jalan, di kantor, atau dimanapun gue berada. Sering gue marah berat, atau kadang bengong kebingungan, merengut, tertunduk sedih, atau banyak lagi bentuk ekspresi dan gambaran sikap gue saat itu.

Tapi, nggak lama, biasanya gue bakal cape. Dan kadang kalo gue udah males membebani kepala dan otak gue dengan banyak pikiran yang bikin mau muntah, gue langsung menampar diri gue sendiri sambil bertanya dalam hati, “gue kenapa ya?” Read the rest of this entry »

susun kembali kedamaianPeristiwa yang terjadi di Jakarta seminggu lalu seakan membuyarkan kembali kedamaian yang tercipta dan terpelihara cukup lama. Serangan teror yang terjadi di sekitar Sarinah Jakarta itu mungkin menjadi hal yang biasa bagi para pelaku. Tapi bagi warga Jakarta khususnya dan semua pribadi yang tinggal dan beraktivitas di bagian manapun di dunia ini, tentu ini menjadi hal yang luar biasa. Walau suka atau tidak, beberapa bagian dari dunia ini masih bergejolak dan hidup dalam ancaman kemanusiaan.

Kenapa bagi para pelaku ini menjadi hal biasa? Karena mereka melakukannya sebagai sebuah hal yang memang perlu dilakukan. Mereka siap berkorban jiwa raga demi keyakinan mereka dan untuk itu mereka bangga untuk menodai nilai kemanusiaan.

Semua rangkaian teror yang terjadi di dunia ini memang seakan menjadi mata rantai yang terpisahkan. Semua alasan saling dibeberkan, dan sebab akibat seakan menjadi bahasan yang tiada akan habisnya. Sedihnya, ini selalu membawa korban banyak insan yang kadang tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa semua ini terjadi? dan kenapa harus kami yang merasakan semua kepedihan ini? Read the rest of this entry »

BUONGIORNO…

Pemanis Buatan merupakan kumpulan catatan yang berupa celotehan, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak gue. Bebas, jujur, dan mungkin agak kurang ajar…

Semoga kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti dengan kejujuran dan hati yang ‘bebas’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; kalo nggak buat loe, ya minimal buat gue sendiri...

Namun, karena gue percaya bahwa kehidupan itu pada dasarnya memang baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanya sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya...

Back to the future…

June 2017
M T W T F S S
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930