Memaknai bulan ini merupakan sebuah momen untuk kembali melihat ke dalam hati. Menjalani setiap langkah bulan ini menjadi istimewa, karena kita dituntun lebih mantap saat mengayunkan langkah kaki, menata kata demi kata yang keluar, serta tetap melahirkan buah pikiran dan perasaan yang kadang tak terkendali. Bulan ini gue dan umat Kristiani lain di seluruh dunia sedang menjalani masa Pra Paskah, yang minggu ini akan mencapai puncaknya pada peringatan  sengsara, wafat,dan kebangitan Tuhan Yesus yang dikenal oleh umat Katolik sebagai Pekan Suci; yang diawali Peringatan Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah setelah selama 40 hari menjalani masa puasa dan berpantang.

Okelah, semua itu menjadi bagian kegiatan liturgis yang dilakukan gue setiap tahun. Bagaimana kita menjalani, itu yang akan selalu berbeda setiap tahunnya. Bagaimana gue memaknai Paskah tahun ini tentu akan berbeda ketika gue menyambut Paskah tahun lalu. Bagaimana kita bisa menghayati dan melakukan ibadah puasa dan berpantang juga bisa saja berbeda caranya. Apalagi untuk melakukan niat baik dari hati kita untuk memperbaiki sikap dan mengurangi perbuatan yang tidak baik tentunya akan berbeda, dan pasti lebih baik tentunya dari tahun lalu.

Saat melewati momen berbagi dengan sesama, atau mencanangkan niat untuk lebih mengasihi sesama, memang bukan hanya dilakukan pada bulan menyambut Paskah ini saja, tapi bisa dilakukan setiap saat. Okelah, apalagi gue juga bukan orang super yang hidup gue penuh kebaikan dan jarang salah. Gue merasa sebagai orang biasa yang juga kadang masih kebawa emosi, kadang cuek, kadang sok tau dan masih banyak lagi yang nggak bener deh. Tapi gue akan terus berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik tiap saat, dan gue nggak akan bosan untuk mencoba dan melakukannya walau kadang gagal lagi dan mesti nyoba lagi.

Minimal gue akan mulai dengan hal sederhana dimana gue berharap bisa jadi kebiasaan. Gue akan menjalani puasa dan perpantang dengan niat yang nggak terlalu muluk, apalagi dipaksain. Gue mau menjalani dua hal ini dengan hati bahagia dan tanpa beban,dan ini yang berkaitan dengan menahan hawa nafsu makan dan minum serta melakukan sesuatu yang kita sukai. Sedangkan soal perasaan, hati dan tindakan, gue akan terus mencoba lakukan banyak hal yang mungkin bagi orang lain adalah hal sepele. Memberi uang lebih bagi petugas parkir, memberikan senyum tulus bagi pelayan toko, mengembalikan buku teman yang sudah lama gue pinjam, mengucapkan salam kepada setiap orang yang berpapasan di komplek atau di kantor, dan mau membantu office boy saat kesulitan mengangkat paket kiriman barang di kantor. Semua hal ini memang sederhana dan kadang nggak butuh biaya.

Apalagi, di sisi lain saat gue berusaha untuk menjaga pikiran positif, untuk tidak mudah berprasangka jelek, tidak main tuduh dan memarahi orang lain, apalagi sampe memelihara kebancian dalam waktu lama. Gue akan berusaha untuk tidak melakukan hal-hal yang mungkin bisa bikin sedih orang lain dan mungkin membuat tembok besar yang menjadi penghalang dari sebuah relasi baik dalam keluarga, pertemanan maupun bisnis.

Memang sampai di bagian ini, loe semua yang baca tulisan gue mungkin akan menganggap gue klise, sok tahu, sok bener, dan sok pintar. Tapi jujur, gue cuma ingin bebagi pengalaman aja, tanpa maksud lain, apalagi dengan niat menggurui. Kita semua kan punya pengalaman hidup berbeda, dengan kisah hidup berbeda dan dengan aktivitas yang juga nggak sama. Jadi yang gue ingin bagi di sini ya murni hanya berbagi pengalaman pribadi aja.

Karena itulah, gue akan tetap menganggap diri gue sebagai manusia biasa dan masih banyak kekurangan. Makanya gue akan selalu menjalani hidup apa adanya dan selalu berusaha yang terbaik. Saat ini gue sedang belajar menjalani hidup, dan proses belajar ini akan terus berjalan sampai gue tua nanti, istilahnya tanpa batas waktu deh. Dan semoga, di akhir masa Pra Paskah ini, gue dapat sungguh bisa memperingati kesengsaraan dan kebangkitan Tuhan dengan pribadi dan sikap baru dan selalu bisa menghadirkan kasih yang lebih baik dari tahun lalu di lingkungan sekitar gue. Amin…

Tetap semangat ya…

 

Advertisements