Sebuah pagiMenjelajahi malam diam, dilumuri keraguan.

Menikmati padang logika, ditidurkan banyak pertanyaan.

Mencumbui peluh impian, dininabobokan nafas kekosongan.

Terpojok oleh banyak pertanyaan, ditelanjangi sendiri bersama kebuntuan.

Sementara, kau masih menatapku sambil tersenyum ketika melihatku terus bermain-main dengan waktu.

Lalu seperti biasa, kau kembali menyelimutiku dengan kasih di setiap malamku.

Ayo bangun! Kesiangan ngantor nanti kamu… kau tersenyum kagetkanku di samping ranjang dan memecah semua susunan mimpiku.

Selamat pagi, sayang… ujarku pelan. Perlahan aku bangkit menuju segelas kopi hangat yang sudah tersaji dan rasanya selalu saja menggoda di setiap pagiku…