SandwichKeajaiban selalu ada setiap saat. Gue melihat dunia, gue mengaguminya, dan gue membenamkan diri ke dalamnya.

Setiap pagi gue hadir dan menikmati bagian keindahan yang tersaji. Gue menatap heran dan kagum akan bias cahaya pagi yang menembus tiap bagian dairi puluhan ranting dann daun di halaman rumah.

Gue duduk di kursi teras dan menyeruput kopi susu hangat buatan istri dan gue kagum akan kelembutan, kahangatan, dan rasa yang terkecap di lidah. Oke, gue belum pernah minum kopi yang katanya paling enak sedunia, tapi saat ini gue sungguh terkesima dengan segelas kopi yang ada di hadapan gue ini.

Gue meraih Kompas hari ini dan segera membuka satu demi satu halamannya. Kadang wajah gue serius, kadang ketawa geli, dan kadang terheran-heran saat melahap satu demi satu berita yang disajikan. Hmm, gue kembali kagum, bahwa kertas demi kertas yang gue pegang ini sungguh bisa membuat gue mengeluarkan banyak ekspresi yang berwarna dan datang silih berganti.

Sambil santai setelah membaca singkat beberapa halaman surat kabar, gue kembali bersandar dan memegang gelas kopi yang isinya tinggal setengah. Gue tersenyum sambil memandangi beberapa tanaman hias yang memenuhi halaman rumah. Semua tampak menyapa ramah pagi itu, sambil bergoyang pelan terdorong angin pagi tentunya.

Ada palem dengan satu daun baru yang mulai hadir, adenium dengan bunga bergerombol karena sinar matahari yang setia menemani beberapa hari ini, pucuk merah yang mulai tebal dan siap untuk dibentuk daunnya, beberapa mawar yang indah namun malu-malu, teh-teh-an yang berbaris rapi meninggi sepanjang pagar, beberapa anggrek yang saling bercengkrama satu sama lin di dahan mangga manalagi, serta kekraban dua bambu air yang seakan saling bergandengan tangan akrab. Gue hanya tersenyum melihat tingkah dan polah mereka semua…

Setalahnya, gue mengeluarkan sepada motor untuk diparkir di halaman teras. Nggak lama, desir angin pagi saling bersahutan dengan deru mesin RX King yang gue panaskan. Menggunakan lap basah kecil, gue membersihkan bagian-bagian dari motor gue yang sudah berusia lebih dari 10 tahun itu. Sesekali istri berseru dari dapur, “mas sudah jam setengan 7, loh…”. Ungkapan itu mengingatkan gue untuk segera mandi karena gue akan naik kereta dari stasiun pukul 7.12 pagi.

Selepas mandi, dan masih ada waktu tersisa, gue melahap roti tawar bersama istri di meja makan sebagai menu sarapan. Tidak lupa, gue menyalakan sebatang rokok sebagai teman sarapan. Gue kembali kagum dengan kesigapan istri pagi itu menyiapkan semua. Tidak hanya kebutuhan gue kerja dan sarapan, melainkan juga banyak hal yang lain yang kadang terlewat oleh gue. Luar biasa ya itri gue…!

Hari ini istri gue akan menemui seseorang yang akan menjadi calon nasabah baru. Istri gue memang menekuni usaha sebagai seorang agen asuransi di salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia. Itupun dilakukan dengan santai, karena selain itu, istri juga sibuk memenuhi pesanan kue, merawat rumah, dan merawat gue tentunya, hahaha,,,

Pagi ini memang luar biasa;  dan pastinya setiap pagi juga akan selalu membuat gue terpesona. Gue menikmati setiap hal kecil yang terjadi pagi itu dengan sudut pandang yang juga luar biasa. Hal kecil, hal rutin, selalu menjadi hal yang mengagumkan dan istimewa. Dengan begitu aura positif dan semangat akan selalu hadir buat gue pagi itu, dan semangat pun akan selalu melingkupi gue dan istri untuk mulai melangkah dan menjalani aktivitas di hari ini. Memulai hari dengan bahagia, maka sepanjang hari akan menjadi luar biasa!

Mamamia… Life is beauuuutiful!