AffraidMenjadi kreatif nggak mesti pintar. Menjadi kreatif nggak harus pake ijazah. Menjadi kreatif adalah pilihan dan bukan kodrat. Menjadi kreatif adalah sebuah proses tanpa akhir, dan harus selalu diasah.

Semua orang pasti mau dibilang kreatif, tapi nggak semua bisa mewujudkannya. Kadang sebuah penilaian akan kreativitas sesorang muncul tanpa harus diminta, apalagi direncanakan terlebih dahulu. Semua kadang mengalir begitu saja, dan bisa dicegah kehadirannya.

Kreativitas yang melekat pada diri seseorang adalah anugerah, tapi juga buah dari banyak proses yang sudah berjalan dengan susah payah terkadang. Kreatif menjadi sebuah ‘citra’, dan ‘label’ yang akan selalu melekat dalam waktu lama. Karenanya kreativitas kadang membutuhkan banyak pengorbanan.

Beberapa diantaranya adalah sikap dan tindakan. Pola pikir dan cara memandanag  hidup juga bisa menjadi bagian yang tak boleh dilupakan. Salah satunya adalah ‘nggak takut untuk berbuat atau dianggap salah.”

Kadang banyak kesempatan untuk melangkah terlewat begitu saja karena kita tidak ingin melakukan sesuatu karena takut dianggap salah.  Pikiran kadang mendominasi terlalu besar, sehingga mendorong sikap dan tindakan.

Ketika kita telah memiliki gambaran akan sesuatu, segera pikirkan cara terbaik untuk melakukannya. Dan jika sudah ada, jangan tunda untuk segera bertindak. Bisa hal apa saja dan bisa kapan saja. Beranilah untuk bertindak. Jangan ragu, apalagi takut salah. Jangan biarkan pikiran menguasai kita. Justru kita yang harus menguasai pikiran.

Melangkah, berusaha, dan wujudkan. Niscaya, akan ada kelegaan, walau belum ada hasilnya. Namun itu semua menjadi terapi yang baik dalam setiap langkah yang kita jalani dalam hidup. Tidak melulu hanya angan, harapan, keinginan, dan impian. Lakukan, wujudkan, dan buat jadi nyata. Biarkan waktu yang akan memberi jawaban akan hasil dari yang kita lakukan.

Sekali lagi, salah bukan berarti bodoh. Salah juga bukan berarti titik kehancuran. Berbuat salah hanya menjadi bagian dari banyak langkah yang kita jalani. Dan selama kita mampu, kenapa tidak menjalaninya?

Kesempatan tidak datang dua kali. Dan jika kita membiarkannya lepas, jutaan rasa penyesalan akan terus membututi kita. Mau?