Sebuah kisah, tertuang sudah. Sebuah perjalanan, tergelar sudah. Banyak energi, banyak angan. Banyak harapan, banyak peluh. Semua menjadi satu adonan dengan banyak rasa. Puaskah kita? Masihkah ada dahaga itu?

Let’s talk about me. Ini juga berarti kalo gue mau menulis tentang semua yang gue rasakan. Walau nggak menutup kemungkinan ini juga banyak yang loe rasakan. So, ini hanya kisah pribadi, dan bukan atas nama semua hati. Ini adalah kejujuran, dan gue gak peduli anggapan orang. Ini sekali lagi gambaran yang ada di hati gue, di otak gue, dan di hidup gue.

____________________________________________________

Gue mendapatkan sukacita. Meraih kebahagiaan, dan merengkuh keberhasilan. Why always me? Kenapa harus gue? Karena gue punya arti. Entah buat diri gue, buat istri, buat keluarga, dan pastinya buat Tuhan. Lalu, pantaskah gue menerima kebahagiaan? Pastinya! Karena semua adalah bentuk ungkapan kasih yang tertuang lewat banyak cara. Dan ini jadi bagian hidup gue. Untungnya hati gue hepi, dan aura jiwa gue sedang mengangkasa dan menapak di langit ketujuh… So, just do it!

Gue merasakan kepedihan, kesedihan dan kegagalan. Why always me? Kenapa harus gue? Karena gue punya arti. Entah buat diri gue, buat istri, buat keluarga dan buat Tuhan. Lalu pantaskah gue menerima kesedihan ini? Pastinya! Karena semua adalah bentuk ujian yang tertuang lewat banyak cara. Dan semua ini memang harus gue jalanin agar gue lebih dewasa, kuat, dan bijaksana. Waktu masih ada untuk berbenah dan menata kembali banyak hal yang nggak pas dalam hidup gue. Walau gue seakan gak berdaya, dan terombang-ambing dalam kapal Titanic yang bentar lagi mau tenggelam. Gue kumpulkan tenaga, dan… Just do it!

Gue merasa kosong, hampa dan diam. Why always me? Kenapa harus gue? Karena gue punya arti. Entah buat diri gue, buat istri, buat keluarga dan buat Tuhan. Lalu pantaskah gue menerima kekosongan ini? Pastinya! Karena semua adalah bentuk tahapan yang tertuang lewat banyak cara. Dan semua ini memang harus gue jalanin agar gue beristirahat sejenak, mengosongkan pikiran, dan membiarkan semua berlarian di sekeliling gue tanpa harus gue peduli. Ini adalah sebuah momen ketika gue harus beristirahat dan menghemat baik tenaga dan pikiran. Dan ketika semua terkumpul, gue kembali harus melangkah. Kadang memang semua membuat bingung dan ragu, tapi tetap harus sabar sambil berkata dalam hati… Just do it!

Why always me? Kenapa selalu gue? Why?

Kenapa nggak mereka? Kenapa hanya gue?

Karena sekali lagi gue istimewa. Dan mungkin pertanyaan ini juga kerap hadir di benak setiap orang. Why always me?

Karena setiap pribadi adalah istimewa.Walau harus hadir dan dirasakan dengan banyak cara. Kadang bisa menguras emosi, pikiran, dan tenaga.

Semoga setelah ini, tidak ada pertanyaan lanjutan.

Yang ada hanya sebuah jawaban pasti. Ya, pasti gue lah!

Karena gue istimewa. Suka atau enggak, mau atau nggak mau.

So? Mari bermain dengan banyak jawaban yang akan hadir, dan bukan bergelut dengan pertanyaan yang sama.

I’m the one!