Well, ini bukan bahasan besar, apalagi ilmiah. Catatan ini hanya ingin bertutur dan jujur atas hal yang sangat biasa. Saking biasanya, kesadaran kita kadang gak dibangunkan. Semua jalan, ruang dan perhentian dalam hidup memang akan selalu tetap mengalir. Ini bukan takdir, tapi semua yang berjalan selalu saling melengkapi, memberi warna, dan selalu membuat kita selalu ‘terjaga’.Apapun alasannya, hidup akan tetap dihiasi banyak warna, suka atau tidak suka.

Di ruang hidup manapun kita berada, rangkaian kisah itu akan selalu ada. Meniti dan merunut setiap langkah bukan sesuatu yang salah, walau kadang gak semua mau mencobanya. Ada ruang, ada kegiatan, ada harapan, ada ketegangan. Bagi gue dan mungkin banyak orang menganggap itu semua hal yang kecil atau lumrah. Tidak ada terbesit sebuah ungkapan atau teriakan kecil; “aha!”, “gotcha!”, “suprise!” atau berteriak kencang, “woooww!!”

_________________________________________________

Life is full of gift. Nggak percaya? coba aja bayangin kalo nggak ada berkah. Membuka mata di pagi hari aja yang sebenarnya biasa buat kita, pasti gak akan bisa dilakuin. Kalo bukan karena berkat Tuhan, jangankan menggerakkan bibir untuk tersenyum, mengangguk pelan saja kita nggak akan mampu. Itu soal kecil loh ya…

Hidup emang jadi hak sepenuhnya buat kita. Apa yang kita rasakan dan apa yang bisa kita lakukan dan kita alami, kadang menjadi pilihan terbesar. Kita mau jalan, berlari, meraih mimpi, tersenyum, menangis, dan melakukan banyak hal lain yang mungkin sederhana, kadang jadi banyak hal gak akan mampu kita jalani. Mati rasa, mati raga, istilahnya. Itu kalo sungguh gak ada berkah dari Tuhan. Apa iya?

Apa yang mau gue sampaikan kepada loe semua lewat tulisan gue hari ini? Gak ada. Gue hanya ingin berbagi semua yang gue rasakan dan gue alami serta gue lakukan. Ini sekali lagi memang bisa menjadi hal yang gak penting alias biasa banget. Tapi gak ada salahnya untuk sekali-kali melihat lebih dalam bukan? Nggak perlu melihat jauh ke depan atau melihat seluas-luasnya. Yang kadang gue bisa lakukan hanya melihat lebih dalam.

Ada sebuah kisah lama yang bercerita mengenai kegiatan harian seorang ibu tua yang setiap paginya menimba air di sumur, sebelum mulai beraktifitas di dapur untuk memasak. Ketika ada seorang tetangga pria yang bertanya kepadanya, “Ibu, apa hal luar biasa yang pernah ibu lakukan selama ini?” Ibu tua itu menjawab dengan wajah berbinar dengan senyum yang lebar. “Menimba air dari sumur!” jawabnya singkat namun dengan antusiasme yang bisa terbaca jelas dari raut wajahnya yang mulai kelihatan menua.

Menimba air di sumur? Bukankah itu hal rutin yang biasa dilakukan? Seberat apa sih kegiatan itu? Dan apa istimewanya? Itu kan kegiatan harian yang biasa dilakukan? Dimana luar biasanya? Pria itu kembali mengajukan banyak pertanyaan kepada si ibu.

Ibu tua itu tidak sedikitpun mengurangi raut bahagia di wajahnya sambil menjawab, “karena bagi aku, menimba air di sumur adalah kegiatan yang luar biasa. Aku bisa memenuhi dahaga haus, serta memenuhi kebutuhan air keluargaku. Pada akhirnya aku merasa bahwa setiap hari hidupku penuh dengan rahmat. Air, ya salah satunya itu. Aku bahagia bisa mengambil air. Karena air seakan tersedia buat aku tiap hari. Tidak perlu banyak berpikir dan membuang tenaga terlalu besar. Air seakan menghampiriku. Luar biasa bukan?”

Pria yang bertanya itu kaget namun terpesona dengan alasan dan jawaban ibu tua itu. Sebuah jawaban yang sederhana namun penuh kekuatan makna, yang tidak pernah terpikirkan sedikitpun di kepala. Air sumur adalah berkah? Lalu udara? Sinar matahari? Semangat dan sukacita? Apakah itu semua juga berkah?

Jawaban ibu itu sederhana. Cukup dengan menganggukan kepala sambil tersenyum.

Lalu bagaimana dengan hal besar yang kita alami dan rasakan? Keuangan yang cukup, rumahyang nyaman, pekerjaan yang baik, kesehatan? kedamaian hati? rasa lapar? rasa takut? keberaniaan?

Sekali lagi anggukan dengan senyum bahagia menjadi jawabannya.

Sebuah kisah kecil di atas sungguh sederhana bukan? Berminat untuk belajar dan menelaahnya lebih jauh? Atau berminat untuk mencari lebih untuk jawaban atas banyak pertanyaan lain dalam hidup? Atau ingin melakukan sebuah cara pandang baru dan membuat sebuah langkah besar yang kadang tidak terpikirkan sebelumnya? Pertanyaan-pertanyaan ini kembali terucap dari mulut pria itu.

Kali ini sebuah gelengan kepala dilakukan ibu tua itu sambil tetap dengan tersenyum.

Kenapa?

Ibu tua itu menjawab dengan suara pelan sambil tetap tersenyum, “Jalani saja. tidak perlu repot dan membuat hidupmu bagaikan sebuah ujian tanpa akhir bagi hati dan jiwamu. Lalui, nikmati, dan tetaplah tersenyum. Karena ada banyak hal yang terjadi dalam hidupmu, dan jujur, semua adalah baik adanya.”

Ibu tua itu kembali melanjutkan sambil tetap menimba air. Meninggalkan pria itu yang mulai tersenyum kecil setelah mendengar semua perkataannya. Sungguh biasa! Tidak ada yang istimewa apalagi penuh kata-kata berat yang malah bikin bingung. Semua kata-katanya mengalir apa adanya. Tidak ada kekhawatiran dan beban yang dibawa bersamanya. Kata-kata mengalir seperti banyak hal yang juga mengalir dalam kesehariannya. Kebahagiaan, kesedihan, ketegangan, kepuasan, akan tetap memberi warna. Hal indah akan dilalui, namun hal yang buruk juga tidak akan pergi. Tapi bagaimana kita tetap bisa tersenyum, bisa menjadi hal yang paling teristimewa dalam hidup…

Jadi, bersiaplah. Jalani semua dengan semangat. Dan di satu titik perhetian, teriaklah dengan sekuat tenaga, “GOTCA!” dan “SUPRISE!” untuk semua hal biasa namun indah yang terjadi setiap harinya…

Semuanya mudah untuk dijalani kok….Persiapkan diri Anda untuk menikmati hal biasa dan merubahnya menjadi hal yang luar biasa!