Saat ini gue berumur hampir 32 tahun. Terlahir dari keluarga biasa, anak pertama dari dua bersaudara, kuliah di jurusan desain grafis dan advertising, dan beberapa tahun ini aktif bekerja di departemen creative & marketing communication di salah satu  perusahaan asuransi ternama di Jakarta. Gue juga aktif dalam berkarya di luar kantor, dalam dunia desain dan penulisan khususnya. (mimpinya sih pingin suatu saat bisa nulis buku, hehehe)

Gue menyukai banyak hal. Menulis, mendesain, berolahraga, membaca, dan menata interior rumah. Semua nggak bisa dibilang hobi. Tapi karena memang menyukai, maka dilakukan dengan sepenuh hati. Khusus olahraga, gue sangat menyukai sepakbola; sebagai penikmat tentunya, karena gue memang nggak hobi melakukan permainan sepakbola.

Sebagai penikmat, ada banyak cara yang udah gue lakuin. Walau kelihatan banyak yang sepele, tapi sungguh memberikan ‘warna’ dalam hidup yang gue jalanin. Gue nggak hanya sekedar suka menonton pertandingan sepakbola, dan mengikuti perkembangan pertandingan selama satu musim penuh. Lebih dari itu, gue juga suka mendesain tentang sepakbola, menulis tentang sepakbola, hingga mengumpulkan barang-barang yang berbau sepakbola; khususnya bagi kesebelasan dan tim sepakbola kesukaan gue.

Untuk tim nasional, gue mengidolakan Italia dan Indonesia, tentunya. Awal mula suka Italia, karena dari awal gue emang udah cinta sama klub Internazinale Milano. Kembali ke timnas Italia, gue suka sejak jamannya Christian Vieri, Luigi di Biagio, Gianluca Pagliuca, Totti, Del Piero, dan Fabio Cannavaro waktu mereka masih mengalami masa keemasan. Belum terlalu lama memang, tapi awalnya gue suka sama sepakbola ya karena sering menonton siaran langsung pertandigan sepakbola di layar kaca.

Gue suka Indonesia dari jamannya Fachri Husaini, Miro baldo Bento, Kurniawan, hingga ke bek Supriyanto. Belum termasuk pemain angkatan lama juga kan? Bahkan beberapa diantaranya masih aktif bermain.

Dari soal apa yang gue lakuin yang identik dengan ‘kegilaan’ gue sama sepakbola, sangat beragam, sepele, hingga agak ‘serius’.

Yang pertama, gue sangat menikmati pertandingan sepakbola dari siaran langsung pertandingan di televisi baik nonton di rumah atau nonton bareng. Mulai dari liga Indonesia, liga Italia, liga Inggris, liga Spanyol, liga Perancis, liga Jerman hingga ke Liga yang nggak rutin ditayangkan di tv lokal dan nasional seperti liga Skotlandia atau liga Brasil. Bahkan gue seringkali nggak inget waktu. Jam berapapun siaran langsung yang ada, pasti gue akan bela-belain nonton sampe pagi, walau besok sekolah atau bekerja!

Yang kedua, gue juga sangat suka untuk nonton langsung pertandingan di stadion. Kalo ini, memang sebatas pertandingan yang diadakan di Indonesia. Gue setia menonton pertandingan timnas Indonesia di Gelora Bung Karno Senayan, nonton Persikota Tangerang di Stadion Benteng, bahkan gue juga pernah hadir menikmati pertandingan di stadion Lebak Bulus, stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadioon Tridadi Sleman, Stadion Manahan Solo, hingga ke stadion-stadion kecil yang jadi milik pemda kabupaten.

Yang ketiga, gue selalu aktif membaca media olahraga, khususnya sepakbola. Mulai dari media cetak dari harian olahraga, tabloid olahraga, majalah sepakbola, buku-buku sepakbola; media elekronik seperti CD dan DVD, hingga ke media on line baik itu web site tentang sepakbola, milis sepakbola, hingga ke blog khusus sepakbola. Karenanya nggak heran, pertama kali gue berkunjung ke toko buku atau loper koran, yang gue cari pertama adalah media tentang sepakbola dan olahraga. Begitu juga kalo gue internetan di rumah, di kantor atau di warnet, situs pertama yang gue buka adalah yang mengenai sepakbola dan olahraga; baik yang lokal, nasional maupun yang internasional.

Yang keempat, gue selalu suka membeli dan mengkoleksi semua barang dan pernak-pernik yang berhubungan dengan sepakbola. Mulai dari poster, hiasan kamar seperti mug, lampu meja, sticker, topi, jersey, syal, jaket, hingga ke DVD yang berbau olahraga. Semua barang ini khususnya yang identik dengan tim kesukaan gue. Mulai dari yang bertema Italia, Indonesia, Internazionale Milano, Liverpool, Borusia Dortmund, Barcelona, Ajax Amsterdam, Marseille, hingga ke Persikota Tangerang. Barang-barang yang gue punya nggak mesti original, tapi bisa juga gue nemu di pedagang kaki lima yang harganya kadang hanya 15.000 perak!

Yang kelima, gue juga suka menulis tentang sepakbola. Baik lewat blog gue pribadi, media kampus, website media umum tentang olahraga, hingga ke penerbit sebuah tabloid olahraga di Indonesia. Salah satunya, dimana gue pernah menulis surat pembaca yang cukup panjang, sekitar 12 halaman, yang membahas habis tentang media yang bersangkutan, baik usulan serta ide yang sekiranya bisa berguna. Hasilnya, gue akhirnya diundang langsung ke Rapat Redaksi media tersebut, untuk bertemu langsung dan berdiskusi dengan hampir seluruh tim redaksi. Mereka terkesan dengan tulisan gue, karena hal ini membuktikan kalo ada satu pembaca setia yang bener-bener peduli sama perkembangan media secara khusus.

Yang keenam, gue selalu aktif mengurus dan terlibat di event tentang sepakbola. Baik di kejuaraan sepakbola yang diadakan di tingkat RT atau RW, pertandingan sepakbola yang diadakan di kantor gue, sampai terlibat saat Manchester United berkunjung ke Indonesia, yang kebetulan saat itu kantor gue menjadi sponsor utama mereka.

Dan yang terakhir, gue bergabung dengan komunitas pencinta tim sepakbola. Gue pernah bergabung di komunitas suporter Benteng Mania yang mendukung Persikota Tangerang, dan saat ini pun gue masih tergabung di Inter Club Indonesia Regional Tangerang Raya; sebuah wadah suporter Internazionale Milan resmi di Indonesia, dimana kegiatan yang sering dilakukan adalah nonton bareng, gathering, temu akrab, hingga ke latihan futsal. Nggak semua gue ikutin memang, tapi jika ada kesempatan untuk hadir dalam setiap kegiatan, rasanya sangat luar biasa!

Dari banyak hal yang gue alami berkaitan dengan sepakbola memang menjadi sebuah catatan yang mengasyikan, dan bisa menyalurkan kecintaan gue sama Sepakbola. Di sisi lain, gue juga bisa kenal banyak pribadi dengan kesukaan yang sama, dan dari situ, secara otomatis, persaudaraan dan keakraban pastinya akan muncul dan makin terbina.

Jadi bagi gue, urusan sepakbola menjadi sebuah bentuk apresiasi yang akan selalu mewarnai hiidup. Ini bukan soal totalitas dangkal yang berani mempertaruhkan nyawa demi kebanggaan akan sebuah klub atau tim nasional, tapi jauh lebih dari itu, kecintaan gue pada sepakbola akan membuahkan banyak hal positif dan membahagiakan. Dan, memang itu yang kita cari bukan?

Let’s enjoy the game!