Hidup itu sederhana. Banyak yang berpendapat begitu. Hidup penuh warna. Banyak yang berpikiran begitu. Tapi hidup adalah momen kejutan? Hmm… Pastinya kalo buat gue. Terlebih karena saat ini gue mengalaminya.

Kejutan bisa berarti sesuatu yang nggak kita duga. Kejutan juga bisa berarti sesuatu yang tiba-tiba hadir dan bikin hati kecil jadi bertanya, “bener nggak sih yang gue alami ini?”

Oke lah, kita dan gue emang nggak mesti pusing mikirin kenapa begini kenapa begitu. Yang harus selalu diyakini sama hati kecil, ya hidup itu akan selalu berjalan, dan didalamnya pun akan selalu ada banyak hal yang mewarnainya; termasuk banyak hal yang nggak kita duga terjadi tapi setelahnya justru bikin seneng….

Misalkan kita selalu berusaha untuk memahami dengan keras sebuah pengertian yang kebetulan kita alami dalam sebuah kejadian. Misal, kenapa sih gue selalu aja nggak nikmatin kegiatan memancing? padahal, ada banyak orang yang sungguh menikmatinya, bahkan bisa menghabiskan waktu semalaman di tengah laut yang dingin… Nah pertanyaan-pertanyaan yang seperti itu yang seringkali jadi bahan pertanyaan gue dalam hati…

Atau gue lagi pingin banget melukis sendiri, pake cat dan di kanvas beneran. Tapi kenapa selalu sulit memulai. Entah waktu, entah ide lukisan, atau banyak faktor lain. Gue kadang suka iri kalo orang lain dengan gampangnya bisa melukis, walaupun dia juga sehari-harinya sibuk.

Apakah ini soal minat, bakat atau soal kesempatan?

Memang nggak dipungkiri semua yang kita alami dalam hidup pasti ada sebab akibatnya. Atau walau secara nggak sadar kita pernah bahkan sering memikirkannya. Sesuatu yang kita alami bukan sebuah kebetulan. Kalau banyak yang bilang ‘kejutan’, mungkin ada benarnya kalo menurut gue. Sekali lagi kalo gue berpendapat bahwa kejutan menjadi keadaan dimana kita nggak memperkirakan sebelumnya walau kita pernah sekali dua kali berpikir mengenai hal tersebut.

Kejutan di dalam hidup ini, kalo menurut gue adalah hal yang menggembirakan; walau banyak hal yang bikin sedih juga masuk dalam kategori sebuah kejutan. Dan kadang, hal-hal buruk itu menjadi sesuatu yang (menurut gue) sama sekali nggak diharapkan, walau tetap terjadi juga.

So, gue sih mau mengajak untuk berfikir dan membahas mengenai sesuatu yang positif; termasuk salah satu diantaranya adalah soal kejutan yang membahagiakan tadi.

Pada awalnya memang gue akan kaget. Itu wajar. Tapi selanjutnya, gue akan menerimanya dengan kebesaran hati, dan mencoba untuk bersyukur. Karena apapun yang baik yang datang pada kita, pastinya nggak ada alasan untuk menghadapi dan menerimanya dengan penuh rasa cemas. Walau awalnya kaget, tapi nggak lama kita pasti akan senang, karena datang sebuah jalan baru yang ditawarkan untuk kita jalani. Masalah mau atau tidak kita menghadapi kejutan dalam hidup, itu sih bebas aja. Semua berpaling ke diri kita. Karena yang pasti, walau kita memutuskan untuk menolaknya, life will find away.  Hidup pasti akan selalu menemukan jalannya sendiri. Jika tidak hari ini, mungkin besok, seminggu atau setahun kemudian…

Seakarang balik ke kejutan yang gue rasakan. Kejutan utama yang gue alami dalam tahun ini ada 2. Yang pertama pada Februari 2011, ketika gue mengalami kecelakaan dan harus beristirahat selama 2 bulan di rumah sakit maupun dirumah. Kenapa menjadi kejutan? Karena tentu bagi gue pada awalnya kejadian ini menjadi hal yang sangat tidak menyenangkan dan membuat gue maupun keluarga gue sangat ‘terpukul’. Tapi setelah menjalani perawatan selama 2 bulan, gue dinyatakan sembuh! Bagi gue ini berkat dari Tuhan yang nggak ada habisnya buat gue maupun keluarga. Kasih Tuhan, kebaikan dan cinta keluarga serta semua rekan menjadi faktor utama kesembuhan gue, selain peran serya petugas medis tentunya.

Gue anggap ini kejutan, karena dibalik peristiwa sedih tadi, gue masih bisa bersyukur karena bisa sembuh dan bisa dapet banyak cinta. Apalagi setalah biaya pengobatan gue yang mencapai ratusan juta hampir 100% ditanggung oleh AIA Financial, tempat dimana gue bekerja. Rasanya gue udah kehabisan kata untuk bersyukur pada Tuhan dan berterima kasih buat cinta dari orang tua maupun orang-orang yang memberikan cinta dan perhatian buat gue, termasuk salah satunya adalah Ririe; seseorang yang special buat gue, dan gue mencintainya. Perhatian dan doanya sungguh gue rasakan selama proses penyembuhan…

Sedangkan kejutan yang kedua adalah pada tanggal 14 September 2011, ketika gue dan Ririe menerima sakraman perkawinan di gereja Maria Kusuma Karmel, Jakarta. Padahal, 3 bulan setelah kejadian kecelakaan- pada bulan April, gue maupun Ririe belum memikirkan secara serius untuk mempersiapkan pernikahan, walau niat ke arah sana tetap ada dan sering jadi bahan obrolan kita berdua.

Bagi gue, pernikahan ini menjadi kejutan besar yang kedua tahun ini, karena Tuhan memberikan jalan yang lancar buat kami berdua dan keluarga dalam mempersiapkan pernikahan ini. Mulai dari soal lamaran, mempersiapkan kebutuhan, hingga ke persiapan kesehatan dan psikologi, semua bisa dilalui dengan baik. Puji Tuhan sekali lagi…

Acara pernikahan gue dan Ririe pun akhirnya berjalan dengan sukses dan penuh berkat. Gue dan Ririe bisa merasa sangat berbahagia, dan keluarga besar kami maupun semua kerabat dan teman pun ikut berbahagia. Persiapan pernikahan yang hanya 5 bulan, ternyata menjadi waktu yang mepet namun bisa dilalui dengan baik.

Hidup memang penuh kejutan, tergantung bagaimana hita menghadapi dan memandangnya. Tapi bagi gue, kejutan itu adalah sebagai bagian dari proses yang terjadi dalam hidup untuk membuat kita makin bersyukur; walau banyak diantaranya harus melalui tahapan dan perasaan yang sulit, dan memerlukan banyak pengorbanan.

Hisdp memang harus dinikmati, disyukuri dan bukan diratapi. Karena setiap kesempatan di dalamnya; seperti saat kita bangun pagi, saat kita bernafas, atau saat kita melakukan setiap aktivitas, merupakan sebuah bentuk nyata kasih Tuhan yang memberi kita kesempatan baru.

Karenanya, gue akan selalu  untuk semenjalani dengan hepi semua yang terjadi dalam hidup gue. Dengan begitu, mudah-mudahan gue bisa melaluinya selalu dengan kebahagiaan dan penuh rasa syukur….

Terima kasih Tuhan…

Tuhan memberkati kita semua…