Hari ini adek gue genap berusia 29 tahun. Dan selama 29 tahun itu pula, dia selalu menyertai langkah hidup gue. Dalam susah, senang, sukacita, kesedihan, hingga hal yang paling sulit sekalipun.

Bagi gue, ini bukan soal lamanya waktu. Tapi, ini lebih kepada soal bagaimana cara adek gue memahami gue dan menjalani kehidupan bersama gue dengan semua semangat dan cinta yang dia rasakan.

Ketika mengalami keberhasilan, seringkali kita teringat dengan orang-orang di sekitar kita. Terlebih lagi adalah keluarga, termasuk dalam sosok adek gue itu. Tapi saat berada dalam kesedihan, nggak jarang pula kita juga ‘ikut’ melibatkan mereka; dalam artian ya menyalahkan mereka.

Meskipun sebenarnya hal ini bukan jadi sebuah alasan yang paling tepat, tapi tetep aja gue memilih sikap yang seperti ini. Padahal, ketika adek gue sedang ada masalah misalnya, belum tentu gue mau meluangkan waktu untuk sekedar mendengarkan untuk kemudian membantu meringankan bebannya. Gak adil ya…

Karenanya, dalam kesempatan ini, gue secara tulus ingin mengucapkan selamat ulang tahun buat Vera adek gue, sekaligus untuk minta maaf buat semua kekurangan sikap gue, dan pastinya untuk berterimakasih buat semua yang dia udah berikan buat gue.

Ini bukan basa-basi, tapi sungguh tergerak dari hati gue yang paling dalam. Kadang, menyalahkan orang emang gampang. Tapi untuk sekedar memberikan pujian sederhana, sulitnya minta ampun. Dan ini juga berlaku buat sikap gue yang sering banyak kurangnya ke adek gue.

Melalui catatan ini, terlepas adek gue baca atau enggak, gue hanya ingin menunjukkan, walau gue punya banyak kekurangan, tapi gue tetep sayang dia. Gue selalu peduli dan ingin yang terbaik buat Vera. Walau seringkali gue nggak punya cara yang paling kelihatan buat ngungkapin semua itu, tapi gue hanya ingin dia tahu kalo gue akan selalu berusaha jadi kakak dan sahabat yang terbaik buat dia.

Ulang tahun memang menjadi sebuah momen penting untuk bersyukur dan melihat keadaan dengan lebih bijaksana. Dan gue yakin, sikap adek gue dan semua yang dia rasakan pun akan selalu begitu. Dan di kesempatan yang istimewa ini, sekali lagi gue akan selalu bersyukur juga, sekaligus untuk lebih meyakinkan adek gue, kalo gue selalu peduli dan sayang sama dia…

Mungkin aja, selama ini cara sayang gue kurang dirasain sama Vera. Tapi, itu semua juga gak jadi alasan buat gak memberi cinta yang lebih dan lebih lagi. Dan mungkin sadar atau enggak, adek gue ngerasain hal ini. Vera mungkin juga ngerasain kalo gue tuh sayang dan selalu peduli sama dia, walau dengan cara yang agak biasa dan nggak istimewa.

Emang sih, ketika gue berbagi cinta, gue nggak harus menjadi seorang pujangga atau ksatria yang bisa berbagi cinta dengan sempurna. Tapi, ketika semua itu gue tunjukkan dengan ketulusan, maka gue yakin kalo adek gue juga pasti bisa ngerasain.

So, sekali lagi, selamat ulang tahun ya, Ver… Tuhan akan selalu memberkatimu, memberikan panjang umur, kesehatan, dan semua kelimpahan. Jangan pernah bosan berbagi cinta dengan gue ya… Karena dengan begitu gue akan semakin sadar, kalo membagi cinta akan selalu sama dengan membagi kebahagiaan.

Terima kasih buat semua kekuatan, kesabaran, dan kekuatan hati yang udah diberikan ke gue selama 31 tahun ini ya.

Love u much, my lovely sista…