Kemarin, tanggal 30 Juni 2011 merupakan hari yang sangat istimewa buat gue. Pada hari itu gue genap berusia 31 tahun. Ungkapan syukur pun memenuhi isi hati dan otak gue. Karena bagi gue, pencapaian hidup gue hingga saat ini adalah sebuah anugerah terindah. Bagaimana gue bisa melewati perjalanan hidup dengan semua tantangan dan ujian, serta bagaimana gue bisa bertahan dalam segenap kekuatan dan kesabaran, semuanya seakan kembali menjadi alasan yang kuat untuk selalu bersyukur.

Bukan hanya Tuhan Yesus yang sayang sama gue; tapi juga kedua orangtua, bude, adek gue tersayang, kekasih tercinta, keluarga dan saudara, rekan dan teman seperjalanan, sahabat dalam berbagai komunitas, dan semua orang yang telah mewarnai setiap perjalanan hidup gue.

Kebahagiaan dan rasa syukur gue semakin bertambah, ketika gue mendapati banyak ucapan, doa, harapan yang terucap dari semua orang-orang di sekitar gue baik lewat ucapan langsung, telpon, sms, email, facebook, hingga ke blog pribadi gue. Ada sekitar 70 pribadi yang meluangkan waktu mengucapkan selamat ulang tahun sekaligus berharap yang terbaik buat gue. Berarti ada 70 cara dan ungkapan yang berbeda yang gue terima, dan sungguh ini semua membuat gue merasa bahagia dan makin bersyukur.

_____________________________________________

Sedikit memutar kisah perjalanan hidup, pada awal tahun ini gue sempat mengalami ujian berat dalam hidup. Pada awal Februari 2011, gue mengalami kecelakaan yang menyebabkan gue harus beristirahat di rumah sakit selama sebulan, dilanjutkan selama sebulan beristirahat di rumah. Gue sempat tidak sadarkan diri selama seminggu, karena terjadi benturan yang cukup keras di bagian kepala sehingga menyebabkan sedikit pembekuan pada darah di otak.

Segala upaya dilakukan oleh para dokter dan keluarga gue agar gue bisa kembali sehat. Dan puji Tuhan, setelah 3 minggu berjalan sehabis operasi di kepala, kondisi gue berangsur pulih. Sungguh ini merupakan anugerah terbesar sekaligus keajaiban buat hidup gue. Sampai sekarang pun, gue tidak merasakan kendala dalam kondisi fisik yang mengganggu. Gue sudah bisa beraktifitas seperti biasa tanpa kurang suatu apa. Peristiwa ini sungguh menjadi pelajaran berharga buat gue. Dan sebagai upaya untuk selalu sehat, gue selalu berusaha untuk menjaga kondisi, hidup dengan cara yang sehat, beritirahat yang cukup, serta tentunya dibarengi dengan rasa syukur setiap saat.

Selain ucapan terima kasih dan syukur yang luar biasa buat Tuhan, tiada lagi kata dan ungkapan yang mampu mewakili ucapan terima kasih gue buat keluarga, rekan, sahabat dan semua orang yang menemani gue saat harus melalui kejadian yang berat ini. Gue akan selalu berusaha untuk berbuat lebih baik di masa depan, karena gue merasa begitu besar kasih Tuhan, selain tentunya juga cinta dari banyak orang buat gue.

Dan mungkin, harapan semua orang sama dengan gue. Bahwa ke depannya, hidup harus lebih disyukuri dan dijalani selalu dengan cinta. Karena hanya dengan cinta, kita semua akan selalu menjalani hidup penuh rasa syukur, sukacita dan harapan. Ketika gue mulai belajar untuk lebih menjalani hidup dalam kasih, gue percaya bahwa Tuhan akan selalu berjalan bersama gue. Dalam susah dan senang, dalam kegembiraan dan kesedihan, serta dalam keberhasilan maupun kegagalan.

Dan sungguh, ulang tahun gue kali ini menjadi berkat yang lebih luar biasa buat gue. Karena ternyata Tuhan, semua keluarga dan orang-orang terdekat selalu memberikan cintanya buat gue. Sadar atau tidak disadari.

Sambil tetap menunjukkan kerendahan hati, gue hanya bisa mengucap pelan, “Terima kasih Tuhan buat semua yang ada di hidupku. Berikan selalu cintaMu agar aku selalu bisa tersadar, bahwa aku tidak pernah berjalan sendiri…”

Tuhan memberkati kita semua… amin…