Ketika dihadapkan pada sebuah perhentian, kadang gue harus benar-benar memperhatikan keadaan sekitar yang saat itu juga sedang terjadi. Hal ini biasa gue sebut dalam istilah: sebuah titik pemberhentian dalam proses perjalan hidup gue.

Titik dimana gue berhenti ini memang sangat beragam bentuknya. Tapi pada dasarnya gue menganggap kalo pada saat berhenti sejenak ini, gue bisa memikirkan dengan baik apa aja yang akan gue lakukan pada tahapan hidup selanjutnya. Titik disini, gue anggap sebagai sebuah pemberhentian sementara dan bukan tujuan akhir. Dalam artian, masih banyak proses yang akan berkembang di depan, suka atau nggak suka. Namanya juga ada banyak pilihan; ambil yang terbaik, dan coba nikmati. Amati, tunggu, dan  jalani setiap prosesnya dengan hepi. Suatu saat, akan ada sebuah titik perhentian final yang membuat hati lega, karena berhasil meraihnya dengan segala daya dan upaya.

_______________________________________________________

Ambil contoh gampangnya. Ketika sendainya gue memutuskan pergi ke kantor, tentu akan ada banyak proses yang bakal gue lalui. Mulai dari gue akan naik apa ke kantor, kapan waktu berangkatnya, sampe ke cara gue menikmati perjalanan gue itu nantinya.

Okelah, bisa aja gue memutuskan untuk naek motor misalnya. Berarti gue mesti memperhitungkan jarak, waktu tempuh, kondisi motor, kondisi kesehatan gue, ataupun hal lainnya. Saat ini pun gue udah dihadapkan pada pilihan-pilihan. Bagaimana dan kenapa akan selalu menjadi latar belakang dari sebuah keputusan yang gue ambil. So, ketika gue memutuskan untuk berangkat lebih pagi, bawa motornya nggak ngebut, akan parkir di mana, semunya adalah keputusan-keputusan dari banyak pilihan yang ada.

Tapi, setiap pilihan yang gue ambil bukan berarti nggak ada risikonya juga. Ada hal baik dan hal negatifnya. Tapi semuanya tetap akan kembali: gimana cara gue melewatinya dengan bersikap positif. Karena, efeknya akan sangat besar. Jika gue bisa lakuin semua itu dengan hepi, maka segalanya akan ‘mudah’ gue lalui hari itu.

Bagi gue, satu atau banyak pilihan yang ada akan membuat gue semakin dewasa berpikir dan bertindak. Mana sisi baik dan buruknya akan selalu menjadi pertimbangan. Dan ketika gue sudah mulai melangkah, gue harus konsisten menjalani semua prosesnya. (Tetep dengan hati gembira pastinya!)

Dan ketika banyak pilihan itu berhasil gue lewati, maka selalu ada harapan agar hasilnya nanti akan memuaskan dan menggembirakan; walau tidak harus sempurna adanya. Di titik akhir inilah, gue akan merasa puas, senang, segaligus bersyukur. Apalagi jika banyak proses yang gue lewati itu sangat menguras energi dan waktu. Jika berhasil, rasanya maknyussss….🙂

Jadi, akhirnya gue akan selalu berusaha untuk selalu menikmati pemberhentian gue, sekaligus untuk membuat banyak pilihan menjadi hal yang menyenangkan buat dilalui. Gue sih percaya, semua yang dilakukan dengan tulus dan baik, hasilnya pun akan baik. Bagaimanapun cara dan bentuknya nanti.

Tuhan pasti akan memberkati setiap pilihan hidup yang kita ambil. Amiiiiinnnnnn…..