Semoga pengunjung setia blog gue nggak bosen ya kalo lagi-lagi catatan gue kali ini masih soal Internazionale, hehehe

Euforia kesuksesan Inter meraih Treble Winner masih belum juga selesai; minimal buat gue.🙂 Hari Sabtu malam (29 Mei) kemarin, gue sengaja mengundang rekan-rekan satu RT gue  di komplek perumahan Griya Serpong Asri, Suradita Cisauk Tangerang untuk kembali merayakan sekaligus mengadakan syukuran kecil-kecilan. Bukan apa-apa, sebelum partai Final Copa Italia beberapa waktu lalu, gue memang sempat mengungkapkan niat gue untuk merayakan dengan cara sederhana apabila Inter berhasil meraih Treble Winner. Janji gue waktu itu, gue akan potong tiga ekor entog (sebagai lambang dari 3 gelar Inter) buat kita santap bersama… hehehe Tapi memang bukan sekedar hanya menepati janji. Gue memang sungguh ingin berbagi kebahagiaan bareng teman-teman komplek gue karena rasa syukur gue atas keberhasilan Inter dan juga karena pada partai Final Champions kemarin gue’ kabur’ ke Summarecon untuk Nonton Bareng bareng rekan-rekan Inter Club Indonesia Regional Tangerang. Padahal setiap tahunnya gue selalu jadi ‘kompor’ acara nonton bareng di komplek gue,🙂

Dan seperti pernah gue tulis di salah satu catatan gue terdahulu, bahwa di komplek gue kebiasaan makan malam bersama udah bukan jadi hobi lagi tapi juga udah jadi kebiasaan! Khususnya tentu aja di kalangan bapak-bapak yang biasa makan bersama kalo udah pada ngumpul. Makanya menurut gue, nggak ada salahnya kalo gue juga akhirnya memutuskan kalo bikin masakan dan disantap bersama akan menjadi sesuatu yang menyenangkan buat merayakan keberhasilan Inter meraih Treble Winner.

__________________________________________

Sabtu siang, entog udah dipesan. Dan ternyata bukan tiga melainkan empat ekor! Memang yang dua ekor agak kecil, tapi bagi gue ini jadi berkah juga. Selain itu ada juga rekan sekantor gue yang kebetulan tinggal sekomplek yang berniat untuk ‘meramaikan’ acara malam itu dengan menyediakan puluhan es lilin buatannya sendiri. Teman gue itu memang baru memulai usaha es lilin yang diberi label ‘Aiko’ dan malam itu dia ingin juga berbagi kebahagiaan dengan es lilin buatnya. Dan seakan belum cukup, seorang ibu yang kebetulan bertempat tinggal di depan rumah juga berinisiatif menyumbang satu krat teh botol ketika tahu gue mau ada acara makan-makan di rumah. Aduh, makin bersyukurlah gue… Puji Tuhan… Acara perayaan Treble Winner Inter kali ini akan jadi makin meriah walau ‘dikemas’ secara sederhana.

Dengan mengandalkan pak RT gue yang emang jago masak sekaligus jago ‘mengolah’ segala jenis binatang🙂, akhirnya selepas magrib, sudah ada kesibukan kecil di dapur gue. Ada yang sibuk membersihkan daging entog, ada yang sibuk meracik bumbu, dan ada juga yang sibuk mempersiapkan peralatan masak. Dan semuanya bapak-bapak! Aroma sedap mulai tercium ke seantero komplek ketika daging entog mulai dimasak di dalam wajan. Dan rekan-rekan pun mulai berdatangan ke rumah gue yang mungil ini. Suasana jadi makin rame dan akrab. Nggak habis-habisnya gue cerita soal kehebatan Inter musim ini, walau nggak semua teman komplek gue Interista. Gue setel sampe bosen lagu Pazza Inter Amala atau Ce Solo L’inter dan lagu-lagu Inter lainnya untuk semakin meramaikan suasana. Dan kita semua enjoy, walau diantara teman gue  ada yang suka MU, Chelsea, Barcelona; tapi untungnya sih nggak ada yang suka sama klub ‘zero titoli’ yang ada di serie A… hehehe

Es lilin pun sudah diantar ke rumah gue. Siap untuk menjadi hidangan penutup istimewa…  Dan berhubung gue tinggal sendiri, maka gue juga sekalian masak nasi (sampe 2 kali masak) karena memang udah 2 hari ini gue nggak sempat masak nasi. Tepat pada waktunya, nasi matang, hidangan entog yang dimasak rica-rica pun siap untuk disantap. Aroma sedapnya makin memenuhi ruang dapur gue, dan membuat selera makan gue makin naik; secara gue juga belum makan dari siang… hehehe niat! Akhirnya kita pun bersantap bersama diselingi  harapan dari gue dan rekan Interista  lain tentunya agar Inter bisa sukses juga tahun depan. Bahkan pak RT gue sempat berkelakar; kalo tahun depan Inter meraih Treble lagi, harus potong entong 6 ekor! Hahaha siapa takut!

Malam itu, perayaan sederhana Treble Winner Inter ditutup dengan ajang ngobrol sana-sini sambil menemani yang ronda. Kebetulan di RT gue masih menerapkan sistem ronda pada hari Sabtu malam. Tujuannya selain untuk menjaga keamanan (karena hari itu satpam komplek libur) juga untuk menambah keakraban tentunya. Dan malam itu, bukan hanya keakraban yang terjalin, tapi juga perut kenyang lewat sebuah perayaan sederhana di komplek gue untuk merayakan keberhasilan klub yang gue cintai. Gak perlu sampagne, atau potong kue tart dengan logo ‘tricolore’, tapi cukup dengan nasi panas, rica-rica entog, serta hidangan penutup es lilin. Semuanya sungguh menjadi berkah buat kita semua.

Forza Inter! Dan gue yakin akan ada banyak lagi perayaan seperti ini, karena gue yakin Inter akan kembali menjadi yang terbaik di setiap ajang yang diikuti… Amin! Semoga kebersamaan juga dapat selalu terjaga di komplek gue, karena bagaimanapun, ada atau tidak ada perayaan, makan bareng harus jalan terus, hehehe

Aroma kemenangan dan keberhasilan Treble Winner malam itu seakan masih gue rasakan layaknya aroma sedap rica-rica entog yang memenuhi setiap sudut ruang rumah gue…  Dan euforia ini pun tampaknya akan masih berlanjut; setidaknya dalam mimpi gue ketika gue tidur dengan perut kenyang… Forza Inter per Sempre!

Proses awal dimulai....

Bumbu biasa tapi bikin masakan jadi istimewa, hehehe

Pak RT gue yang ahli soal mengolah segala jenis makanan🙂

Katanya sih dibakar dulu biar nanti makin enak...

Hmm.. nggak sabaran nunggu...

Saatnya meracik bumbu..

Bergaya di tengah kesibukan...

Yang jelas kita nggak pada ngerumpi loh ya...🙂

Bumbu warisan 102 tahun lalu... (seumuran sama Inter) hehehe

Saatnya mulai untuk menebarkan aroma...

mantafff!!!

'Show time!'

'Fresh from the 'kuali' hehehe'

Menggoda selera...

Sabar menanti...

Tetep... gaya dulu sebelum makan,,,

Mulai 'sibuk': ada yang kepedesan dan ada yang kepanasan, hehehe

'fokus,,, fokus...'

Nambah yukkk....

Nimbrung.....

Menu special di momen yang special...

Masi silahkeun... selagi ada...

Masih belum kelar...

”]

Forza Inter!

'Rekan dari MU' yang menyediakan es lilin... Forza Kang Cecep!

Baca Juga: Catatan-catatan lain tentang Internazionale!