Dedicated for all Inter Club Indonesia Regional Tangerang family…

Bukan di Giuseppe Meazza, ataupun di Artemio Franchi. Bukan pula di  Malpensa atau di Piazza Duomo. Tapi pesta itu dirayakan di sebuah bangunan lantai paling atas di daerah Karawaci Tangerang hingga berlanjut ke daerah pusat kota Tangerang. Ya ini adalah pesta menyambut keberhasilan Internazionale meraih Scudetto yang ke-lima kalinya berturut-turut sekaligus yang ke 18 kalinya sepanjang sejarah seri A di Italia bergulir.

Ada banyak alasan mengapa perayaan malam hingga dini hari itu menjadi begitu istimewa. Sejak pertama berdiri pada Januari 2010, Inter Club Indonesia Regional Tangerang akhirnya berkesempatan merayakan bersama-sama seluruh anggotanya sebuah perayaan gelar juara. Walau perayaan sejenis sudah dilakukan pada saat Inter memenangkan Copa Italia 2 minggu lalu, namun perayaan kali ini tetap yang paling istimewa; setidaknya itu yang ada di benak sekitar 80-100an Interisti yang hadir malam itu dari berbagai penjuru kota Tangerang…

______________________________________

Alasan pertama, raihan Scudetto kali ini melampaui raihan Scudetto dari saudara tua (yang tampaknya makin menua) ac milan…. Hehehe Dengan selisih satu Scudetto- Inter 18 milan 17, membuat Inter selangkah di depan pada persaingan klub sepakbola yang berdomisili di kota yang identik dengan dunia mode ini. Bahkan, Interisti kini bisa semakin lantang meneriakkan ‘Merda, Zero Tittuli!’ Sudah cukup semua omong kosong ini! Bukti adalah di lapangan! (Dan Inter sudah melakukannya dengan indah…)

Alasan kedua, gelar 5 kali Scudetto yang berturut-turut diraih merupakan prestasi yang cukup fenomenal. Mengapa fenomenal? Karena di jaman sepakbola modern seperti saat ini, sangat sulit bisa mempertahankan gelar juara dengan rentang waktu yang cukup lama. Hal ini karena persaingan antar klub sepakbola sudah sangat sengit, selain tentunya karena kekuatan tiap tim-tim sepakbola sangat cukup merata. Beda dengan di tahun 30an tentunya, ketika saat itu juve mendominasi liga Italia…

Alasan ketiga, Scudetto ke 18 ini adalah bentuk pembuktian paling sempurna akan kemampuan Inter khususnya di tahun-tahun ketika Inter sulit berjaya di Seri A. Ketika skandal Calciopoli merebak, gelar Scudetto yang dilimpahkan ke Inter sering menjadi alasan dan cibiran akan kemampuan Inter. Padahal memang secara logika, jika juve dan milan tidak melakukan skandal suap, belum tentu mereka mampu meraih keberhasilan…  Di tahun kedua dan ketiga setelah skandal pun, kemampuan Inter masih diragukan. Kali ini, alasannya adalah bahwa beberapa pesaing utama dianggap ‘masih belum bangkit’ setelah kasus Calciopoli. Tapi setelah lima tahun gelar berhasil direbut secara beruntun, tidak ada lagi alasan yang bisa meragukan kemampuan Inter saat ini. Inter adalah ‘Tank’ menurut De Rossi, pentolan as roma yang merupakan pesaing dekat Inter dalam perburuan Scudetto nggak lama setelah Inter meraih Scudetto pada minggu sore waktu Italia. Dan sekalian ‘mengamini’ komentar De Rossi, tidak salah jika Inter kini berhak menyanding nama ‘La Grande Inter’ seperti saat tahun 60an ketika Inter memiliki tim yang juga superiori di bawah pelatih Helenio Herrera.

Alasan keempat, Scudetto ini menjadi sebuah kado istimewa buat papa Massimo Moratti yang berulang tahun 16 Mei lalu. Di mata pemain Inter dan Interisti, papa Massimo bukan hanya presiden Inter, tapi juga hampir mendekati sosok Godfather! Semua yang dilakukannya untuk Inter murni dilakukan karena satu alasan; cinta. Apapun itu; dana, waktu, pengorbanan, kesabaran, semuanya diberikan dengan tulus lus! Memang, papa berharap ada juga prestasi dibalik semua yang diberikannya, tapi kayaknya nggak ada deh presiden klub dimanapun yang ‘sesabar’ papa Massimo. Tetap sabar walau prestasi klub naik turun, dan seringkali menghadapi banyak masalah internal. Itu sebabnya juga mugkin yang membuat pemain seperti Ronaldo atau Balotelli yang pernah bermasalah seakan menjadi anak manis saat berhadapan dengan Papa Massimo. Dan bagi Interisti, merayakan ulang tahun papa Massimo bersamaan dengan perayaan Scudetto menjadi sesuatu yang ‘lengkap’.

Alasan yang kelima, adalah perayaan ini merupakan sebuah oase di tengah banyak kejadian yang tidak menyenangkan yang dialami Inter belakangan ini. Dari mulai diungkitnya kembali kasus Calciopoli oleh para ‘pasukan sakit hati’- dan kali ini dengan membawa-bawa Inter sebagai salah satu pelakunya-, masalah ‘kenakalan bocah’ Balotelli yang sempat membuat Materazzi dan semua pemain lain ‘naik darah’, hingga ke persoalan kebahagiaan Jose Maurinho yang mulai terusik karena ia merasa begitu banyak dimusuhi di Italia. Tapi dengan perayaan Scudetto ini, semua persoalan seakan hilang. Dan seandainya tetap ada pun, semua Interisti percaya kalo semua masalah pasti ada solusinya.. Betul betul betul?

Tapi dibalik itu semua, alasan yang paling utama sebenarnya bahwa Scudetto ini merupakan buah dari kekuatan hati yang dimiliki oleh kita semua, khususnya oleh para brada & sista yang tergabung di Inter Club Indonesia Regional Tangerang. Kekuatan hati untuk tetap setia berada di belakang Inter, kekuatan hati untuk tetep melakukan yang terbaik bagi organisasi maupun bagi Inter sendiri secara langsung atau tidak langsung, serta kekuatan hati untuk tetap percaya bahwa mimpi harus tetap ada. Mimpi bersama Inter untuk meraih trofi-trofi berikutnya, dan mimpi untuk tetap setia menjadi Interisti sejati hingga menjadi opa dan oma! Hahaha Syukur-syukur juga, ada sebagian mimpi dimana kita semua bisa duduk di salah satu deretan kursi di stadion Giuseppe Meazza di sisi dimana Curva Nord setia mendukung Inter di setiap pertandingan kandang-nya…

Ribuan alasan lain masih bisa dicari kalau memang perlu. Tapi sepertinya tidak perlu lagi mencari alasan untuk sebuah PESTA. Sebuah PERAYAAN. Apapun, Scudetto 18 adalah juga milik gue, miliki loe, dan milik semua Interisti dimana pun semua berada, termasuk di Tangerang tentunya…🙂 Jadi tidak ada salahnya juga kalo kita merayakannya pun bersama-sama.

Dan saat lautan kembang api mulai menyala, hymne kebanggaanpun bergelora di seluruh kota. Semua lalu menyuarakan semangat, cinta dan kebanggaan akan satu-satunya nama klub sepakbola yang paling keren di seluruh dunia:  Inter! Inter! Inter!🙂

Forza la Beneamata, Campione d’Italia!!!

sesaat sebelum pesta...

Perayaan HUT Internazionale yang sederhana namun tetep rame! hehehe

Ayo INTER!!! woei!... jangan nginjek kaki gue dong! hehehe

GOAAALLL Militoooooooo!!!!!

'Berharap cemas' menunggu menit ke-90...Ayo mingkem! hehehe

Akhirnya!!... CAMPIONIE d'ITALIA!!!!

Campioni! Campioni!

and the sing continue... La la la....

semakin tak terkendali....

saatnya menebar senyum...

Full team!

Formasi mulai berantakan...

BOYS S.A.N cabang perum? hehehe

Ultras 'garis lembut' hehehe

ULTRAS 'garis lembut' anti GARIS KERAS, hehehe

SMIILEEEEEEE (left side:antara seneng atau 'eneg' nggak jelas hehehe)

Love Inter and you...🙂

Official team di sisi lapangan...🙂

no comment...

serasa di Piazza Duomo, hehehe

Satukan Nada... Pazza Inter Amala!!

Lagi-lagi di 'left side' yang nggak jelas... ck ck ck

'ketinggalan rombongan' hehehe

Atraksi puncak!!! Tapi ada yang aneh gak sih????

Baca juga: Catatan-catatan lain tentang Internazionale!