Adalah sebuah cara terbaik untuk mengawali sebuah hari.

Ketika gue tersenyum, sinar matahari yang tembus dari sela-sela jendela tampak bersinar lebih cerah dari biasanya. rasa kantuk yang kebetulan mendera, mendadak sedikit berkurang, dan membuat gue bisa mengumpulkan semangat untuk segera beranjak dari tempat tidur.

Ketika gue tersenyum, gue bisa melihat wajah gue dengan bahagia di cermin kamar mandi, sambil membasuh tubuh dengan air yang entah kenapa pagi itu sungguh terasa lebih segar dan sanggup memberikan suntikan semangat lewat seluruh pori-pori kulit gue yang basah…

Ketika gue tersenyum, gue melihat jalan pun melontarkan senyum balik, dan membuat perjalanan gue menuju stasiun begitu menyenangkan. Udara pagi yang menyapa gue sungguh mampu menembus jaket yang gue kenakan, tapi anehnya, bukan rasa dingin menusuk yang gue rasakan, melainkan kehangatan yang membuat gue mulai berucap, “Hari ini akan menjadi hari yang baik buat gue…” 

Ketika gue tersenyum, gue menemukan wajah-wajah ramah dalam KRL walau sesekali harus bersaing dengan segala kesibukan; membaca koran, menyantap sarapan ringan yang dibungkus dari rumah, atau sekedar berkutat dengan HP yang sedari tadi tidak lepas dari genggaman.

Ketika gue tersenyum, gue menemukan lebih banyak bis kota yang membawa gue menuju kantor dari stasiun, dan semuanya kelihatan berlomba untuk menawarkan tumpangan buat gue. Lalu lalang kendaraan menjadi sebuah irama yang bisa gue nikmati, dan di setiap perhentian halte, ada saja hal baru yang bisa membuat gue selalu merasa antusias…

Ketika gue tersenyum, sapaan selamat pagi menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa besar, dan menularkan banyak aura semangat buat rekan-rekan sekerja gue. Semakin banyak pula akhirnya gue lihat wajah-wajah ramah dan hangat, dan sepertinya mereka juga tidak sabar untuk memulai hari bersama gue…

Ketika gue tersenyum, setiap pekerjaan di kantor menjadi sebuah bentuk permainan yang harus gue selesaikan setiap babak dan tahapannya. Tiap saat menjadi sesuatu yang menyenangkan, dan setiap gue menyelesaikan satu babak, gue nggak sabar untuk lanjut ke babak berikutnya…

Ketiga gue tersenyum, sore itu menjadi sebuah sapaan yang memberikan banyak pujian akan hari ini yang gue lalui dengan baik di kantor. Dan ketika malam mulai datang, gue sungguh merasa ditemani dalam perjalanan pulang, yang kadang terasa singkat walau harus menyebrangi banyak kemacetan…

Dan ketika gue tersenyum, gue menutup hari itu dengan penuh rasa syukur, menikmati hidangan malam yang terasa bagai jamuan kenegaraan, sambil menikmati malam yang makin malam makin menularkan hawa kesejukan, dan segala sesutunya sugguh gue rasakan berjalan sempurna…

Karenanya gue akan tetap selalu tersenyum buat hari besok dan seterusnya….

pemanisbuatan_ant@yahoo.com