Siapapun berhak bermimpi. Karena mimpi menjadi bagian dari kehidupan itu sendiri. Dan belum ada undang-undang yang melarang siapapun untuk bermimpi. Gue pun menjadi salah satu orang yang suka bermimpi. Entah gue lagi tidur atau lagi terjaga, entah itu malam hari atau siang panas terik, gue selalu suka bermimpi.

Mimpi menjelma dalam banyak bentuk buat gue. Mimpi sebagai bentuk stimulus, mimpi sebagai sebagai sebuah terapi, mimpi yang menghadirkan pikiran positif, hingga mimpi yang sebatas menjadi hiburan buat gue. Tapi mimpi bagaimanapun adalah mimpi. Dia tidak akan bisa merubah apapun. Mimpi hanya untuk dinikmati, dan dilihat sebagai bentuk gambaran yang mungkin tidak nyata, namun bisa membawa gue ke dalam kenyataan itu sendiri. Walaupun tidak sekarang waktunya.

Sebenarnya apa impian gue yang sebenarnya? Definisi mimpi seringkali agak rancu dengan definisi tujuan, cita-cita, dan khayalan buat gue. Jadi seringkali gue takut untuk bermimpi, karena takut itu menjadi sebuah cita-cita yang ketinggian. Tapi memang, mimpi harusnya menjadi mimpi saja buat gue. Tidak perlu menjadi beban. Tidak perlu dipikirkan, Nikmatin saja, dan biarkan kehadiran mimpi menjadi pewarna bagi kehidupan sebenarnya yang saat ini gue sedang lakukan.

Gue memiliki banyak mimpi. Dan semua itu bukan karena gue nggak puas sama keadaan gue sekarang. Gue selalu bersyukur buat hidup gue, buat semua yang udah gue jalanin, dan buat semua yang gue udah dapatkan dalam hidup. Mimpi menjadi sebuah sisi lain yang membuat hidup gue lebih hidup. Mimpi yang mengawali setiap langkah gue setiap hari, dan mimpi pula yang menutup hari gue di malam hari dengan senyuman. Sebagai sebuah stimulus, mimpi bisa menjadi titik rangsang yang kuat untuk memacu adrenalin gue setiap harinya. Adrenalin untuk selalu bangun pagi dengan rasa syukur, memulai hari dengan semangat, dan kemudian siap menjalani realita sehari-hari; bersama mimpi yang berjalan bersebelahan…

Mimpi sebagai sebuah terapi merupakan cara buat gue melatih konsistensi dalam menikmati hidup. Gue harus setia sama prinsip sederhana: hidup harus dinikmati. Dan mimpi yang terkadang mengingatkan gue, kalo dalam banyak perhentian, gue harus tetap menikmatinya. Mimpi menjadi sebuah kekuatan yang kembali menambah energi hidup, dalam bentuk apapun. Dan seringkali kehadirannya membuat hari tiba-tiba menjadi cerah secara sendirinya, walau sebenarnya sudah seharian gue udah berusaha membuatnya cerah dan belum juga berhasil…

Mimpi juga akan selalu menjadi bentuk hiburan buat gue. Dan seperti layaknya sebuah hiburan, yang gue perlu lakukan hanya duduk tenang, menikmatinya tanpa perlu lagi banyak bertanya apa dan bagaimana mengartikan sebuah mimpi. Mimpi akan hadir dalam bentuk yang paling nyata, dan itu akan selalu setia berjalan bersama kenyataan. Saling melengkapi, saling memenuhi. Dan ini yang sungguh membuat hidup gue lebih punya arti setiap harinya.

Selamat bermimpi… Teruslah berlarian dalam lembah mimpi, tanpa perlu takut terjatuh. Tidak perlu terjaga dari mimpi, karena mimpi tidak akan menghalangi langkah nyata kita. Bahkan sebaliknya, mimpi yang akan menuntun kita menjalani setiap ayunan langkah dalam perjalanan hidup yang belum selesai…

pemanisbuatan_ant@yahoo.com