Hari ini gue genap 7 tahun gue bekerja di perusahaan yang sama. Mengalami kurang lebih 5 pergantian nama perusahaan, 2 kali ganti bos, dan ratusan bahkan ribuan hal baru dan menyenangkan setiap harinya. Gue bukannya sama sekali gak pernah merasa bosan atau jenuh. Tapi memang segala sesuatu coba gue jalanin dengan enak aja. Terlebih gue sempat ‘nyambi’ kuliah selama empat tahun, sempat pacaran sama orang sekantor😛, dan gue juga sempat menjalankan bisnis sambilan bareng teman-teman. Mungkin itu yang membuat gue tetap bisa bertahan di perusahaan ini tanpa pernah mengalami kejenuhan yang kronis…

Job desk gue emang udah banyak berubah dibandingkan saat gue pertama kali datang di perusahaan ini. Begitu juga dengan tanggung jawab pekerjaan gue. Dan selama hampir 7 tahun, banyak sekali juga perubahan yang gue alamin, khususnya di lingkungan kerja yang kadang-kadang juga membuat gue jenuh, cape, dan ingin ‘menyerah’…

_________________________________

Tapi memang gue selalu berusaha untuk berpikir positif. Jujur, kalo dibilang gue udah nyaman sama keadaan dan nggak mau pindah, ya enggak juga. Karena sebagai ‘orang muda’ gue juga punya banyak keinginan, ambisi, dan keinginan yang kadang gak bisa gue salurkan di tempat gue kerja sekarang. Tapi seperti yang gue sebut tadi di atas, setiap hal yang terjadi dan yang gue jalani di kantor selalu gue anggap sebagai proses pembelajaran yang baru yang boleh jadi cukup menyenangkan…

1 tahun terakhir gue mengalami sebuah proses perubahan yang cukup besar di kantor gue. Perusahaan gue mengalami sebuah proses rebranding yang tentunya juga membuat segala sesuatunya harus berubah. Sistem, menajemen, sampai hal-hal kecil yang dijalankan sehari-hari di kantor gue ikut berubah. Dan jujur, gue senang bisa ikut terlibat dalam semua proses itu. Gue antusias dan sungguh menikmati setiap hal baru yang gue temui, karena banyak ilmu baru yang bisa gue pelajari.

Sebagai seorang creative designer, dan sebagai seorang marcomer (istilah bos gue) yang berkecimpung di bidang marketing communications, sebuah proses rebranding menjadi sebuah proses pekerjaan besar yang cukup menyenangkan. Banyak ilmu kuliah gue yang baru gue dapat bisa gue aplikasikan, sekaligus juga sambil gue pelajari semua keadaan sebenarnya yang terjadi di ‘lapangan’. Dan itu sungguh membuat gue bergairah. Kesejahteraan dan penghasilan yang baik memang menjadi salah satu tujuan, tapi bagi yang utama buat gue, kondisi kerja yang menyenangkan jauh lebih penting. Karena belakangan gue merasa semangat karena gue merasa banyak hal baru dan tanggung jawab yang bisa gue ‘temukan’ di pekerjaan yang baru.

Beberapa bulan terakhir, perusahaan gue sudah memulai langkah rebranding secara berkelanjutan. Proses dilakukan secara konsisten dan mencakup ke beberapa media komunikasi. Baik melalui iklan surat kabar, iklan TV, billboard, hingga ke berbagai event di beberapa kota di Indonesia. Dan proses berjalan cukup baik. Awareness mulai tertanam baik di benak masyarakat dan konsumen. Setiap perubahan yang terjadi dalam bisnis yang dijalankan sehari-hari pun sudah mulai bisa diaplikasikan dengan baik. Istilahnya bisnis udah mulai berjalan ‘normal’ setelah proses rebranding yang cukup melelahkan.

Tapi perubahan memang akan selalu terjadi, dan kadang tidak bisa diprediksi arahnya bakal kemana. Termasuk juga segala sesuatu yang terjadi di kantor gue. Dan siang itu ada kabar baru yang mungkin aja bisa merubah segala sesuatu yang udah dijalankan selama setahun terakhir ini di kantor gue.

Perusahaan gue diakuisisi. Perusahaan induk gue yang berpusat di New York, akhirnya melepaskan salah satu group perusahaan yang berpusat di Asia kepada salah satu kompetitor yang berpusat di London Inggris. Dan itu termasuk perushaan gue sekarang. Well, memang saat ini belum banyak perubahan yang terjadi. Dan karena ini merupakan perjanjian kerjasama bisnis dengan skala besar, memang segala sesuatunya menjadi tidak sederhana. Dan yang bisa dilakukan saat ini adalah menunggu. Menunggu setiap proses dan perkembangan terbaru dari proses akuisisi ini. Segala sesuatunya memang butuh waktu sebuah proses penyelesaian.

Dan bagi gue, hari-hari juga gue jalani juga dengan menunggu. Walau, gue tetap jalani dengan biasa aja. Gue ngerasa nggak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Karena ini memang proses yang masih akan terus berjalan. Gue hanya berusaha untuk tetap fokus sama pekerjaan yang gue jalanin sehari-hari, dan yang ada di depan mata gue. Jadi gue nggak merasa perlu untuk melihat terlalu jauh dulu. Lakukan segala sesuatu seperti biasanya; antusias, fokus, dan dengan hati senang! Anggaplah ada sesutu yang besar yang mungkin akan terjadi di depan, tapi segala sesuatu pastinya akan membawa perubahan yang lebih baik!

Salah seorang mantan bos gue pernah bilang, kalo kerja itu ibadah. Jadi selayaknya kita melalukan sebuah pekerjaan selayaknya kita ingin membuat hati Sang Pencipta kita senang.  Dan bos gue itu sungguh menjalani apa yang menjadi prinsipnya. Dalam keseharian gue melihat dia selalu bersemangat, antusias, dan menjalani segala sesuatunya dengan fokus dan hati yang bersungguh-sungguh. Walau banyak hal yang bikin pusing, tapi dia selalu terlihat ‘enjoy’.

Sikapnya itu sungguh menulari gue dan hampir semua bawahannya. Gue pun harus bisa melakukan pekerjaan gue dengan baik, dengan sungguh-sungguh, dan sebagai bentuk kerendahan hati sebagai sosok yang ‘kecil’ dan butuh kekuatan setiap saat. Bekerja juga bisa menjadi sebagai bentuk pelayanan, yang harusnya bisa membawa kebahagiaan di hati gue. Gue pun malu jika gue nggak bisa bersikap bahagia saat gue bekerja, karena dari segi tanggung jawab pekerjaan, gue nggak ada apa-apanya dibandingkan bos gue itu. Dan pelan-pelan, gue sungguh bisa mencintai (dalam arti yang sesungguhnya) pekerjaan gue. Gue melakukannya bukan buat bos gue, bukan buat perusahaan, tapi buat gue sendiri. Semua yang gue lakukan dalam pekerjaan harusnya gue lakukan dengan ‘happy’ karena semuanya buat perkembangan dan kemampuan pribadi gue sendiri.

Jadi, memang segala sesuatunya belum akan berhenti di sini. Perubahan pasti akan banyak terjadi, dan mungkin juga bisa membawa banyak hal baru baik yang menyenangkan atau nggak menyenangkan. Tapi biarlah itu menjadi hal yang gak harus menyita pikiran gue. Yang harus gue lakukan adalah seperti biasa, bekerja dan bersenang-senang. Jadi Pekerjaan itu sungguh bisa menjadi bentuk doa yang tulus, dan syukur-syukur sungguh bisa bikin gue, orang lain, dan Yang Empunya Hidup senang… Dan sebagai sebuah bentuk doa, semoga gue bisa melantunkannya dengan kelegaan hati, kerendahan hati, dan hati yang sungguh bebas terbuka. Sisanya, dan apa yang akan terjadi, itu bukan urusan gue…🙂 Dan penantian ini akan selalu menjadi saat yang menyenangkan setiap harinya buat gue. Semoga…

God bless us!

pemanisbuatan_ant@yahoo.com