Salah satu adegan dalam film 'Life is Beautiful', yang berjudul asli 'La Vie est Belle'.

Gue suka banget baca buku dan nonton film. Dan gue juga kebetulan suka koleksi keduanya. Walau belum sampai jumlah ribuan, tapi yah, gue suka aja ngumpulin film dan buku bagus jadi sewaktu-waktu bisa gue tonton dan baca lagi. Gue suka nonton dan baca semua jenis dan genre. Koleksi film gue beraneka ragam, dari yang model film berdarah-darah seperti ‘SAW series’, sampe yang melo comedy banget kayak ‘When Harry met Sally’. Begitu juga buku. Gue baca buku mulai dari yang agak berat kayak Perang Sucinya Karen Armstrong, sampe kumpulan puisi mbeling karya Remi Sylado. Intinya sih, gue nggak mau terpaku sama jenis bacaan dan tontonan tertentu. Apa yang bagus, dan gue pingin, itulah yang gue tonton dan gue baca.

Cuma belakangan ini gue agak-agak BT neh. Soale beberapa koleksi gue raib entah kemana. Gue ingat sih kalo ada beberapa teman gue yang pinjam film dan buku gue.  Tapi masalahnya gue lupa siapa aja yang pinjam, dan apa aja yang mereka pinjam… Jadinya, suatu saat gue suka bingung sendiri, loh buku gue yang ini kemana yah? atau film yang ini kemana ya, pas gue mau nonton pula…

_________________________________________

Gue mulai ngumpulin buku dan film sejak gue masih kuliah dulu. Berhubung dana pas-pasan, jadi ya gue ngumpulinnya juga sedikit demi sedikit. Kalo gue punya uang lebih, biasanya gue jalan ke daerah Shopping di Jogja, untuk sekedar berburu buku. Atau gue sering nyari  judul film yang udah jadul banget dengan cara nitip sama salah seorang karyawan yang  jaga toko DVD. Jadi gue tinggal kasih list-nya, dia yang cariin. Lumayan menghemat biaya dan energi juga.. hehehe

Gue mengkoleksi buku dan film bukan tanpa alasan. selain gue suka baca dan nonton, dengan mengkoleksi bacaan dan film membuat gue mudah mendapatkan referensi yang praktis ketika gue membutuhkan ide saat sedang mengerjakan sebuah proyek desain, misalnya. Memang, referensi dan sumber ide bisa didapatkan dari mana aja. Tapi dengan membaca dan menonton langsung sebuah film dengan latar belakang sejarah tertentu, membuat gue bisa mendapatkan gambaran secara detail mengenai sesuatu hal, dan itu bisa berguna dalam proses brainstorming yang gue lakukan.

Buku dan film memang secara gak langsung bisa memperkaya wawasan gue. Walaupun gue nggak ngerti secara detail, tapi setidaknya gue bisa tahu ada fase-fase tertentu dalam sejarah, misalnya, yang ternyata bisa menjadi sumber ide yang menarik dalam penciptaan karya desain. Dan ini memang sangat luas. Segala hal bisa kita ambil sebagai referensi.

Tapi seandainya tidak pun, film dan buku bisa menjadi salah satu media hiburan yang paling asik buat gue. Dari film dan buku gue bisa mendapatkan kesenangan, inspirasi, dan bahkan bisa mempengaruhi jalan pikiran gue. Gue seringkali hanyut dan terpengaruh sama film dan buku-buku yang bagus seperti Burung Berkicau, novel karya Ayu Utami, film-film karya Nia Dinata, atau film-film legendaris seperti Casablanca, Godfather, hingga Sound of Music.

Itu sebabnya gue nggak akan pernah bosan menonton dan membaca berulang-ulang film dan buku yang bagus menurut gue. Karena setiap gue menonton dan membaca kembali, kadang gue selalu menemukan hal-hal yang baru, dan bisa menjadi sumber inspirasi lagi buat gue. Istilah kerennya, melalui film dan buku gue bisa menonton dan membaca kehidupan, Termasuk segala sesuatu yang ada di dalamnya…

Karena itu juga, gue seringkali BT saat mendapati koleksi buku dan film gue nggak ada di tempatnya, karena kebetulan dipinjam, dan tanpa gue inget siapa yang pinjam. Kalu udah begitu biasanya gue menunggu dengan pasrah, mudah-mudah2an aja buku dan film gue itu balik lagi. Seandainya enggak, dan gue kebetulan emang suka banget sama buku dan film itu, biasanya ya akan cari dan beli lagi…

Makanya kadang-kadang, gue sering ngomong becanda ke temen2 gue yang pada mau pinjam buku atau film, “jangan dipinjam deh… ambil aja kalo mau. Jadinya gue gak perlu nunggu-nunggu dibalikin hehehe” Yah jelas aja temen2 gue pada kesenangan dong… hehehe

Tapi sebenarnya sih, emang dasarnya gue aja yang pelupa. Sebenarnya jarang juga kok teman-teman gue yang suka pinjam buku atau film. Dan saat kebetulan gue lagi butuh, baru deh gue panik. Kebiasaan lama.

Kalo udah begitu, emang paling gampang buat nyalahin orang lain, ketimbang untuk berusaha ke depannya mencari cara agar barang-barang kita tetap bisa kita rawat dan jaga baik-baik. Jadi sewaktu-waktu dibutuhkan gak repot nyarinya. Kalo udah nggak ada, baru deh kelimpungan… Dan seringkali hal ini berulang terus.

Hmm, kalo udah begini, ya jangan nyalahin orang atuh… hehehe