Dimulai dari hal-hal kecil aja kok...

Gak mesti jauh-jauh untuk nunjukin kalo kita peduli sama lingkungan termasuk sama isu pemanasan global yang udah sering kita dengar belakangan ini. Gue juga nggak berusaha untuk aktif dalam lembaga penyelamatan lingkungan, misalnya, hanya untuk menunjukkan bahwa gue juga peduli.

Makanya gue coba mencari informasi mengenai berbagai upaya yang gue bisa lakukan, tanpa harus membutuhkan waktu dan biaya yang besar buat ikut menyelamatkan lingkungan. Gue sih pinginnya bisa memulainya dari rumah gue aja. Walau sedikit tapi gue tetep percaya ada pengaruhnya.

Untuk itulah gue menyusun daftar dan mencoba melakukan sesuatu mengenai apa aja yang bisa gue lakukan di rumah dan sekitarnya untuk menunjukan gue peduli akan lingkungan. Sebenarnya ini semua merupakan hal-hal yang sederhana dan jadi keseharian gue saat beraktivitas baik di rumah dan lingkungan sekitar. Jadi kalo gue harus merubah sedikit gaya hidup gue di rumah demi (kelestarian) lingkungan, gue pikir gak masalah kali ya… 

_______________________________

‘Gaya hidup ramah lingkungan’ yang bisa gue dan mungkin loe semua bisa lakukan diantaranya adalah:

 

DI KAMAR TIDUR

  • Membersihkan AC secara teratur.
  • Mematikan mesin penghangat ruangan saat keluar rumah.
  • Membuka jendela biar udara sejuk, jadi kalo bisa gak pake AC.
  • Menggunakan timer untuk mematikan AC.
  • Bangun rumah dengan mempertimbangkan penggunaan cahaya dan udara yang alami.
  • Tidak perlu menyetel AC terlalu dingin. Sesuaikan dengan ruangan.
  • Gunakan kembali barang seperti tas atau kotak penyimpan barang perhiasan atau kosmetika jika memungkinkan.
  • Gunakan lampu baca jika ingin membaca sebelum tidur, dan matikan lampu kamar yang memiliki daya lebih besar.

 

DI RUANG TAMU & KELUARGA

  • Beli produk daur ulang misalkan hiasan atau barang seperti asbak, lukisan, tempat majalah, dll.
  • Matikan peralatan listrik jika tidak digunakan, jangan dibiarkan stand by karena listrik tetap mengalir 5%.
  • Gunakan peralatan listrik hanya saat benar-benar dibutuhkan.
  • Gunakan baterry yang bisa diisi ulang untuk penggunaan kontinyu.
  • Beli furniture tidak harus baru atau gunakan kembali yang lama.
  • Jangan gunakan peralatan listrik jika bisa dikerjakan tangan.
  • Gunakan lampu hemat energi. Untuk setiap lampu hemat energi dan bohlam perbedaan biaya listriknya adalah sekitar Rp 60.000 per tahun. Bagaimana jika 10 lampu?
  • Gunakan kaca rumah yang bisa mengurangi efek suhu panas di dalam ruangan.

 

DI RUANG KERJA

  • Fotocopy dan gunakan kertas di kedua sisi.
  • Gunakan kembali amplop, folder, dan paper clip.
  • Gunakan email untuk surat-menyurat internal daripada dengan kertas.
  • Gunakan kertas daur ulang.
  • Gunakan kertas bekas untuk keperluan coret-coret atau catatan kecil.
  • Gunakan kembali packaging dari karton, misal untuk tempat pensil.
  • Koran bekas bisa menjadi material packaging yang bagus.
  • Donasikan barang-barang bekas yang masih bisa berguna.
  • Gunakan flash drive daripada CD.
  • Gunakan alat penghemat untuk peralatan lsitrik.
  • Kurangi kontras dan brightness di layar monitor. 
  • Gunakan kertas kecil untuk catatan kecil.
  • Laptop (60 watt) jauh lebih hemat energi ketimbang PC (200 watt lebih).

 

DI DAPUR

  • Gunakan tenaga matahari untuk rumah dan untuk memanaskan air.
  • Jangan mencuci makanan dengan air yang terus mengalir.
  • Perbaiki dan gunakan kembali perkakas yang masih bisa dipakai daripada membeli yang baru.
  • Daur ulang benda seperti: koran, kaleng, botol, dan alumunium foil, dll
  • perbaiki lemari es yang lama.
  • Cairkan bunga es di kulkas secara teratur.
  • Keluarkan yang tidak perlu dari lemari es seminggu sekali.
  • Belilah sayuran organik.
  • Pergunakan limbah yang masih bisa di daur ulang untuk keperluan lain.
  • Hemat penggunaan minyak goreng, karena jutaan hektar hutan diubah jadi perkebunan kelapa sawit yang tidak maksimal menyerap emisi karbon
  • Belilah cairan pembersih piring dalam kemasan besar dan bukan sachet.

 

DI RUANG MAKAN

  • Gunakan gelas keramik atau beling daripada gelas plastik
  • jangan membuang-buang makanan karena limbahnya dapat menimbulkan gas methane.
  • Gunakan serbet kain daripada tissue karena tidak bisa didaur ulang.
  • Hindari penggunaan pembungkus produk makanan secara berlebihan.
  • Jangan masukkan makanan panas ke dalam lemari es.
  • Gunakan kotak penyimpan makanan daripada alumunium foil.
  • Hindari penggunaan barang sekali pakai buang seperti sumpit dan sedotan. (Beli yang bisa dipergunakan berkali-kali)
  • Biasakan mengkonsumsi makanan lokal ketimbang import karena tidak membuang-buang emisi banyak untuk pengirimannya.
  • Kurangi menggunakan produk makanan sachet. Pergunakan kemasan yang lebih besar untuk mengurangi sampah dan bisa mendapatkan dengan harga yang lebih murah. 

 

DI KAMAR MANDI & R.CUCI

  • Cuci pakaian menggunakan air dingin daripada menggunakan air panas.
  • Gunakan alat jebakan daripada menggunakan racun tikus dan obat serangga.
  • Pasang alat yang bisa menghemat penggunaan air di wastafel dan toilet.
  • Kurangi penggunaan cairan pembersih dalam mencuci.
  • Simpan hanger kawat dan kembalikan ke dry cleaning.
  • Jangan terlalu sering menyalakan air pembuangan di toilet.
  • Gunakan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian.
  • Gunakan pakaian yang menggunakan bahan alami.
  • Jangan mandi berlama-lama, hindari bathtub karena menghabiskan air bersih 100 Liter.

 

DI GARASI

  • Gunakan ban radial dan jaga agar anginnya cukup untuk digunakan di kendaraan.
  • Gunakan kendaraan umum jika memungkinkan.
  • Matikan mesin kendaraan saat mengisi bensin.
  • Gunakan mobil yang cukup besar untuk memuat seluruh anggota keluarga.
  • Gunakan energi biological seperti biodiesel dan ethanol.
  • Jangan mengendarai melebihi kecepatan maksimum.
  • Jangan membawa barang-barang yang tidak perlu dalam kendaraan.
  • Service kendaraan dan periksa ban secara teratur.
  • Carilah jarak tempuh yang paling dekat.
  • Beli kendaraan hemat bahan bakar.
  • Cucilah mobil/motor menggunakan ember dan lap dan bukan selang.
  • Naik sepeda untuk jarak dekat, atau naik mobil bersama-sama.
  • Eco driving: berkendara tidak agresif & secepat mungkin pindah ke gigi cepat dan jangan terburu-buru pindah ke gigi lambat.

 

DI HALAMAN & PEKARANGAN

  • Tanam pohon bambu daripada harus membangun pagar yang tinggi.
  • Gunakan bambu daripada kayu untuk membuat pagar karena menghasilkan oksigen 35% lebih banyak.
  • Gunakan timer (sensor cahaya matahari) untuk lampu taman.
  • Kurangi penggunaan pestisida.
  • Gunakan kuas atau roller untuk mencat daripada cat semprot.
  • Tanam sampah organik agar menjadi pupuk.
  • Tanamlah tanaman baik di halaman, pot ataupun dengan sistem hidroponik.
  • Buatlah sumur biopori dan sumur resapan.
  • Gunakan pupuk kompos.
  • Gunakan air bekas mencuci sayuran untuk menyiram tanaman.
  • Hentikan membakar rumput di lapangan.
  • Tanam tanaman yang bisa dimakan / diolah menjadi masakan.
  • Tampung air hujan untuk menyiram tanaman.
  • Gunakan gembor/sprayer untuk menyiram atau pasang ‘nozzle’ di selang agar air tidak mengalir terbuang saat sedang tidak digunakan.

 

DI Ruang Publik Sekitar Rumah

  • Berbelanjalah dengan kantung belanja dari kain daripada kantung plastik atau kertas.
  • Berikan pengetahuan akan pemanasan global kepada orang sekitar.
  • Makan makanan di restoran daripada bawa pulang dengan kotak plastik.
  • Naiklah tangga daripada menggunakan lift atau eskalator.
  • Kurangi penggunaan materi semprot aerosol untuk mengurangi CFC.
  • Belilah produk yang memiliki label ‘environment friendly’.
  • Belilah produk di tempat yang dekat untuk mengurangi transportasi.
  • Jangan beli produk dengan packaging plastik atau stereofom karena tidak bisa didaur ulang.
  • Jangan beli produk non makanan dengan bahan baku dari binatang.
  • Beri contoh anak-anak untuk mencintai dan menjaga lingkungan.
  • Beli pulsa elektrik untuk menghindari terbuangnya kertas voucher.

Semua sederhana aja kan?

Gue juga kayaknya bisa deh. Tinggal ngerubah gaya hidup gue dikit, dan gue udah bisa melakukan sesuatu buat lingkungan gue. Bahkan justru hal-hal seperti di atas yang gue lakukan justru malah bisa gue lebih hemat lagi dari segi biaya pengeluaran bulanan.

Tapi yang paling penting sih, ya itu tadi. Semua hal ini adalah hal-hal kecil yang sederhana. Gak perlu repo ngejalanin, gak butuh waktu dan energi banyak, tapi hasilnya bisa lumayan ngebantu pelestarian lingkungan dan pemanasan global.

Boleh dicoba… dan pastinya tetap bisa gaya!

pemanisbuatan_ant@yahoo.com