Masa kecil gue cukup bahagia. Itu kata orang-orang terdekat gue di keluarga.

Setiap kali gue membayangkan masa kecil, setiap kali itu juga serasa ingin kembali. Nggak secara jasmani, tapi secara sifat psikologis aja… Karena gue selalu merasa bahwa segala sesuatu yang dirasain anak kecil selalu bisa membuat gue yang melihatnya aja, tersenyum. Hidup menjadi begitu sederhana, dan antusiasme selalu aja ada, kecuali kalo lagi ngantuk,.. ya iya lah! 

Masa kecil gue cukup bahagia. Itu kata orang-orang terdekat gue di keluarga. Gue cukup bandel, walau kadang penakut. Gue juga dikenal rada pinter dan kreatif walau agak pendiem…  Banyak banget kenangan masa kecil gue yang enak dan yang ga enak. Tapi gue hanya ingin kembali ke saat-saat mengasikkan dimana gue bisa menjadi pribadi yang jujur, polos, dan nggak takut apapun. Beda sama sekarang, hehehe 

 _____________________________ 

Udah hampir 3 dasawarsa, yang pastinya gue udah cukup berubah secara fisik dan psikis mengikuti umur gue. Tapi memang, karakter psikologis gue secara garis besar gak jauh berubah sejak kecil dulu. Gue yang saat kecil dulu bisa berfikir kreatif, tapi bisa juga sensitif. Gue yang aktif, tapi seringkali merasa takut. Tapi jujur, gue pingin banget memiliki ‘kebebasan’ seperti saat gue masih bocah dulu… Dengan beragam masalah masa kini, tapi bisa ngadepinnya dengan pembawaan dan sifat seperti seorang anak di masa lalu. (Mungkin gak ya?) 

Yang pertama, gue ingin selalu merasa antusias pada semua hal yang gue lihat. Gue akan selalu tertarik dengan segala sesuatu yang bisa menggerakkan gue untuk melakukan banyak hal dalam upaya untuk lebih memahami. Gue akan selalu menganggap hal baru merupakan sesuatu yang menarik tanpa harus merasa skeptis. Berarti, gue bisa memulai langkah dari banyak hal yang selama ini selalu gue tunda-tunda, hanya karena gue merasa lagi enggak ada mood. (Emang pergi kemana?…) 

Yang kedua, gue nggak takut mencoba hal baru. Sifat ini merupakan ‘turunan’ dari sifat yang pertama di atas. Gue jadinya bakal mencoba hal-hal baru dan melakukan tindakan nyata, tanpa perlu berpikir sampe pusing sendiri. Gue nggak akan menyia-nyiakan setiap pengalaman baru yang gue temui, tanpa gue harus takut salah jalan. (Kan bisa nanya!…) 

Yang ketiga, gue akan lebih mudah memaafkan. Karena anak kecil biasanya gak pendendam. Dia akan selalu berpikiran dan berjiwa terbuka pada siapapun. Gue mau hidup gue juga lebih ringan karena gue punya kekuatan untuk selalu memaafkan, baik kesalahan dan kekurangan gue pribadi ataupun orang lain. 

Yang keempat, gue ingin selalu bertindak jujur. Karena layaknya anak kecil, gue nggak perlu lagi berdalih atas segala sesuatu, ataupun menyembunyikan segala sesuatu demi keuntungan gue sendiri atau kepentingan lain yang ‘dipaksakan’. Gue pikir, seorang anak kecil akan melakukan segala sesuatu apa adanya dan berbicara apa adanya. Dia nggak akan khawatir jika segala sesutaunya salah, karena dia hanya mengungkapkan apa yang ada di suara hatinya. 

Yang kelima, dan yang paling penting adalah selalu berusaha untuk bahagia. Seorang anak kecil akan selalu menikmati dunianya, menikmati keberadaannya, sekaligus menikmati apa saja yang terjadi di sekelilingnya. Tidak membebani pikirannya dengan segala sesuatu, melainkan hanya ‘menikmati’ saja. 

Dan gue berharap juga bisa selalu seperti itu. jalani setiap langkah, nikmati setiap prosesnya, dan selalu bersyukur apapun hasilnya. Jika memang badan dan jiwa lelah, yang perlu dilakukan hanya satu: pergi tidur! Karena seperti itulah anak kecil. Menangis saat sedih, tertawa saat berbahagia, dan beistirahat saat merasa lelah. 

Dan ketika besok pagi kembali terbangun, mereka melihat segala sesuatunya dengan cara yang sama sekali baru…  Dan hidup kembali akan berjalan menyenangkan setiap harinya, dimanapun dan kapanpun.

Gue mauuuu!!…🙂

pemanisbuatan_ant@yahoo.com