You are currently browsing the tag archive for the ‘ulang tahun’ tag.
Catatan harian istriku, 14 Oktober 2011
Hari ini adalah hari spesial-ku, karena pada hari ini usiaku genap 26 tahun. Terima kasih Tuhan, Kau tetap menyertaiku selama 26 tahun… Semoga aku bisa dan dapat menjadi istri yang baik, dan menjadi pribadi yang makin hangat, dan dewasa.
Terima kasih juga untuk suamiku tercinta Antonius Harmoko, karena hari ini genap 1 bulan usia pernikahan kita. Semoga kita bisa selalu menjadi pasangan yang selalu saling mencintai, saling menjaga, saling mendukung dan menguatkan… Read the rest of this entry »
Hari ini adek gue genap berusia 29 tahun. Dan selama 29 tahun itu pula, dia selalu menyertai langkah hidup gue. Dalam susah, senang, sukacita, kesedihan, hingga hal yang paling sulit sekalipun.
Bagi gue, ini bukan soal lamanya waktu. Tapi, ini lebih kepada soal bagaimana cara adek gue memahami gue dan menjalani kehidupan bersama gue dengan semua semangat dan cinta yang dia rasakan.
Ketika mengalami keberhasilan, seringkali kita teringat dengan orang-orang di sekitar kita. Terlebih lagi adalah keluarga, termasuk dalam sosok adek gue itu. Tapi saat berada dalam kesedihan, nggak jarang pula kita juga ‘ikut’ melibatkan mereka; dalam artian ya menyalahkan mereka.
Meskipun sebenarnya hal ini bukan jadi sebuah alasan yang paling tepat, tapi tetep aja gue memilih sikap yang seperti ini. Padahal, ketika adek gue sedang ada masalah misalnya, belum tentu gue mau meluangkan waktu untuk sekedar mendengarkan untuk kemudian membantu meringankan bebannya. Gak adil ya… Read the rest of this entry »
Ucapan selamat, doa, dan harapan akan selalu menjadi sesuatu yang menguatkan dan membesarkan hati. Begitu juga yang gue rasakan dalam 2 hari ini setelah membaca semua ucapan ulang tahun beserta doa, dan harapan dari teman-teman facebook gue.
Makasih buat semuanya ya. Dan kenapa gue merasa perlu atau mungkin iseng banget mencantumkan semua ucapan dari teman-teman gue di blog ini, nggak lain hanya sekedar ucapan syukur bahwa gue masih punya banyak teman-teman yang baek, yang mau mendoakan, dan yang memiliki harapan yang terbaik buat gue. Seandainya ada yang nggak kebawa dalam catatan ini, bukan berarti loe semua bukan temen yang baek buat gue, karena ini sebatas kumpulan ucapan dari facebook; padahal media yang bisa digunakan untuk mengucapkan selamat kan bukan facebook aja… Ada yang sms, YM ke gue, ada yang telpon… Dan yakin deh, gue nggak akan lupa kok sama semua yang udah dikasih ke gue… disimpen rapi dalem hati deh pokoe
Yang pasti, gue akan selalu membuka kembali catatan ini jika gue butuh semangat, butuh penyegaran lagi, biar gue akan selalu tetap merasakan kalo hidup gue tuh sebenarnya sangat menyenangkan dan penuh warna. Dan pastinya ya, teman-teman gue semua ini dan teman-teman lain yang mungkin nggak tercantum namanya di catatan ini yang turut memberikan aneka warna di tiap goresan kanvas hidup gue… GBU all dearest friends!
Ini beberapa dari ucapan, doa dan harapan dari teman-teman semua.. maaciiiiiii yaaaaa….
259.200 jam! Itu waktu yang udah gue habiskan dalam hidup gue hingga saat ini. Waktu yang nggak sebentar, tapi waktu yang juga masih panjang tersisa (aminn). Anggaplah kalo 1/3nya gue habisin buat tidur -walau dalam kenyataannya setiap hari gue seringkali hanya tidur 4 jam-an-, berarti gue udah menghabiskan sekitar 86.400 jaman lebih! Angka-angka yang lumayan banyak dan pastinya juga memberi banyak.
Awareness! awareness! kata-kata itu mungkin sering hadir dalam benak gue. Bukan kesadaran untuk segala sesuatu yang belum sempat gue jalanin, tapi justru untuk segala sesuatu yang udah gue lewatin. Banyak, nggak terhitung, walau semua bisa aja disadari kehadirannya kalau sekedar mau memutar kembali semua yang udah gue laluin. Read the rest of this entry »
Aku merayakan saat dimana dirimu melihatku dari kejauhan saat aku mulai belajar melangkah menapaki kehidupan.
Aku merayakan saat kau tersenyum melihatku merasakan keberhasilan dan kegagalan untuk yang pertama kalinya.
Aku merayakan kekuatan pandangan yang membuatku berpikir lebih dari sekali dalam menentukan arah jalan yang akan dilalui.
Nggak ada habisnya, setiap saat selalu menganggap gue pribadi yang istimewa.
Nggak ada bosennya, melihat segala sesuatu dari persepsi yang berbeda agar gue ikut ketularan virus pengertian.
Nggak ada lelahnya, menyimpan setiap perkara dalam hati, untuk kemudian berbagi dalam doa.
Nggak ada surutnya, kumpulan maaf yang selalu terkirim, walaupun seringkali tanpa nama pengirim dan tanggal pengiriman…
Nggak ada takutnya untuk selalu berbagi tentang segala sesuatu, untuk sekedar bangunkan gue dari mimpi panjang.
Nggak ada capenya… Selalu mengaliri kasih,cinta dan kekuatan.
My big mama.
The biggest mama i’ve ever seen!
Happy birthday, mom.
22 Januari 2010
























Komentar Terbaru