You are currently browsing the tag archive for the ‘referensi’ tag.
Menyambung catatan yang gue tulis pada 20 januari 2010 lalu, yang judulnya Kenangan Seru tahun 90an, nggak bakalan lupa! , ada masih banyak lagi kenangan di tahun 90an yang identik dengan dunia hiburan remaja. Khususnya di bidang hiburan dan gaya hidup anak muda. Kenapa hanya kenangan anak muda? Ya karena gue emang masih muda jaman 90an. Jadi semua kenangan yang tercatat, hampir semuanya gue alami atau gue pernah tahu. Dan membuka kembali kenangan masa muda memang selalu aja indah dan menyenangkan.
Mulai dari dunia musik, film, artis, sampe ke tempat nongkrong, semua memiliki kenangan tersendiri. Nggak semua pilihan kenangan itu perlu biaya mahal. Kadang semua bisa dirasakan dengan biaya yang cukup murah. Yang penting bisa ngumpul bareng temen-teman dan menghabiskan waktu dengan bersenang-senang. Bagaimana bentuknya, jelas bisa beragam, yang penting, semua yang dilakukan nggak ada yang aneh-aneh apalagi melanggar hukum.
Semua sumber data yang ada di catatan gue ini gue sadur dari sebuah majalah remaja ibukota, dan ternyata hampir 90% pernah gue alamin. So gue minta ijin kepada penerbit untuk membagikan lagi isi majalah kepada banyak orang agar bisa membuka kenangan indah, dan membuat hidup makin berwarna. Terima kasih untuk media majalah GADIS yang mau mengumpulkan kembali beragam hal yang menarik di sepanjang tahun 90-an.
Ini rangkuman dari banyak hal menarik (sebagian besar hiburan) yang jadi kenangan di tahun 90an. Read the rest of this entry »
Sebuah catatan harian istriku – 15 Oktober 2011
Buat aku yang akan merayakan usia 1 bulan pernikahan, manganggap bahwa pernikahan adalah sebuah persekutuan dimana 2 hati menjadi 1.
Pernikahan adalah sebuah KEBERSAMAAN dan PERSAHABATAN.
Hidup bersama, bekerja bersama, melakukan banyak hal bersama, dan tak menginginkan yang lain.
Pernikahan adalah PENGERTIAN.
Ia buta terhadap kesalahan pasangannya. Ia penuh pengertian atas setiap hal, atas setiap waktu, perasaan maupun keinginan pasangannya. Ia sangat peduli. Ia bersedia meninggalkan caranya sendiri demi memperdulikan kepentingan pasangannya. Read the rest of this entry »
Hari Rabu besok tanggal 31 Agustus 2011 umat muslim di Indonesia dan di seluruh dunia merayakan Idul Fitri. Peristiwa ini menjadi penting, karena saat Idul Fitri semua umat muslim merayakan kembalinya mereka ke fitrah, ke dalam kesucian. Dan salah satu ciri khas yang sudah menjadi tradisi dalam perayaan Idul Fitri adalah saling memafkan satu sama lain.
Soal memaafkan memang kelihatannya sederhana. Tapi jika dijalani, kadang seringkali menjadi sebuah perkara sulit walau tetap sederhana. Kita sering hidup bersama masa lalu yang kadang baik, tapi juga bisa pahit dan mengecewakan. Katika hal yang pahit itu disebabkan karena kesalahan orang lain dan kita yang menjadi korban, seringkali akan sangat sulit memaafkan orang yang bersangkutan. Terlepas besar kecil kesalah yang diperbuat orang lain terhadap kita. Lalu bagaimana cara yang paling mudah untuk memafkan? Read the rest of this entry »
Sepulang dari Jogja, gue menemukan banyak hal menarik. Salah satu diantaranya adalah mengenai apa yang bisa gue beli sebagai oleh-oleh alias cinderamata. Salah satunya adalah Dagadu.
Seperti dicantumkan pada website resmi Dagadu di www.dagadu.co.id, ada banyak hal menarik yang melatarbelakangi berdirinya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha cinderamata dimana usaha awalnya adalah berjualan kaos oblong yang kemudian berkembang juga ke barang-barang lain yang sangat menarik sebagai oleh-oleh khas Jogja.
Ini sebagian yang saya sadur dari website Dagadu mengenai latar belakang dan perjalanan usaha dari Dagadu. (Sebelumnya saya dengan rendah hati mohon ijin kepada pihak Dagadu untuk mencantumkan informasi ini dalam blog saya…) Read the rest of this entry »
Bicara soal komunikasi pemasaran, memang kebanyakan adalah soal teori baku yang cenderung ‘berat’ tapi menghasilkan dalam jangka waktu tertentu. Tapi jika kita memiliki bisnis baru atau lama dan kita ingin melakukan serangkaian cara promosi yang efektif dan efisien namun sederhana, maka nggak ada salahnya untuk melakukan banyak hal kreatif yang mungkin saja mudah.
Catatan gue kali ini gue salin dari dari buku Marketing is Bullshit, penulis: Ippho Santosa. Terima kasih sebelumnya buat si penulis. Melalui catatan ini gue hanya ingin kembali share mengenai banyak hal yang mungkin bisa bermanfaat.
Kenapa topik ini yang akhirnya gue pilih? Selain karena gue bergerak di bidang marketing communication, advertising dan juga graphic design, tulisan ini bagi gue cukup ringan dan memberi kesegaran sekaligus akan berdampak baik asal kita mau nyoba jalanin dengan konsisten.
Penasaran? Ini dia tulisan yang gue maksud…. Read the rest of this entry »
Tahun 1908 menjadi tahun yang mungkin biasa, tapi juga menjadi tahun yang istimewa. Di tahun ini Internazionale Milano – biasa disebut Inter Milan resmi berdiri. Sekali lagi, tulisan ini memang tentang sepakbola khususnya tentang klub Inter dimana gue maupun jutaan orang lainnya di dunia suka sama klub asal Italia ini selama bertahun-tahun…
Ini memang bukan sebuah catatan kaleidoskop yang detail, ini hanya sekedar catatan sederhana tentang sejarah yang coba merunut kembali kisah perjalanan, suka duka, dan berbagai peristiwa yang terjadi di dalam perjalanan seuah klub sepakbola. Alangkah mengasyikan (minimal buat gue) untuk melihat-lihat lagi setiap perjalanan klub ini dari tahun ke tahun yang membuat gue semakin ‘jatuh cinta’ sama klub ini…
Begini kisahnya… Read the rest of this entry »
Dear rekan, sahabat, saudara seiman, atau siapapun yang membaca blog ini… Melalui catatan ini saya ingin berbagi info mengenai: Website/Situs Gereja Katholik di Indonesia, Jadwal MISA KUDUS, Situs Iman Katolik, Kisah Ibu Maria dan Orang Kudus, Toko Buku Katolik, Lagu Rohani, Situs Alkitab ( Alkitab Perjanjian Lama & Baru ), Keuskupan, Pendidikan Katolik, Seminari, Yayasan Kesehatan Katolik, Goa Maria, Kongregasi, Serikat, Ordo, Komunitas dan kelompok Pelayanan dan Doa Katolik, Kantor Berita Katolik, Media Katolik, Berbagai Renungan dan tradisi Katolik, dll…,
Informasi ini saya sarikan dari mailing list berita katolik dan dari website www.senakel.multiply.com.
Sengaja saya ingin berbagi mengenai banyak informasi ini karena sangat penting bagi kita semua khususnya bagi umat katolik. Semoga informasi-informasi di bawah ini bisa berguna dan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Terima kasih dan selamat membaca…
Tuhan Memberkati…
Ada dua sinetron yang membuat gue akan selalu menunggu kehadirannya di layar TV jaman dulu. Keluarga Cemara dan Si Doel Anak Sekolahan (SDAS). Keduanya memberi banyak inspirasi sekaligus hiburan dengan cara yang berbeda. Keluarga Cemara menjadikan kepahitan hidup sebagai sebuah kekuatan untuk bersyukur, sedangkan SDAS mengangkat kepolosan dan kejujuran sebagai sebuah pembelajaran dalam hidup.
Untuk kali ini gue ingin kangen-kangenan sama Keluarga Cemara. Kisah ini hadir dalam layar kaca beberapa tahun lalu -gue lupa kapan tepatnya, dan diangkat dari novel karangan Arswendo Atmowiloto. Sinetron ini bertutur tentang keseharian sebuah keluarga kecil yang terdiri dari Abah (Adi Kurdi) sebagai kepala keluarga, Emak (Lia Warokka) sebagai si ibu, Euis (Ceria HD) sebagai si sulung, Cemara (Anisa Fujianti) sebagai anak kedua dan Agil (Pudji Lestari) sebagai si bungsu.
Sinetron Keluarga Cemara adalah bentuk penggambaran kehidupan sederhana sebuah keluarga di sebuah desa kecil di pelosok Sukabumi, dimana dikisahkan, bahwa sebelumnya mereka tinggal di Jakarta. Dahulu, Abah adalah seorang pengusaha sukses, namun difitnah, dan seluruh harta kekayaannya terpaksa disita. Hanya Euis dari ketiga anaknya yang sempat merasakan kehidupan serba mewah di kota, sebelum akhirnya mereka ‘jatuh miskin’ dan harus tinggal di desa. Read the rest of this entry »
Minggu pagi gue udah terbangun karena kebetulan aja suara TV di sebelah kamar mengagetkan gue. Ada acara berita pagi di salah satu stasiun TV. Gue beranjak hanya untuk bergabung dengan bude gue yang kebetulan pagi itu kelihatan serius banget merhatiin layar kaca sambil sesekali geleng-geleng kepala.
Sambil mengambil koran hari itu yang tergeletak di atas kursi, gue pun bergabung. Tanpa bicara apapun gue pun larut dalam tayangan di TV. Serius merhatiin. Berita yang bertutur tentang kejadian yang terjadi di sekitar gue, sekitar kota, dalam seharian kemarin. Satu berita gue tonton, gue masih agak ngantuk. Dua berita, mulai serius. Tiga berita, gue mulai enek, dan pada berita yang keempat akhirnya gue beneran malah jadi BT. Sumpah, gak ada satupun berita yang enak dan bikin hati jadi ayem saat menontonnya. Semua tentang pembunuhan, kerusuhan saat demo, perampokan,…
Jadi bertanya-tanya aja, apa memang semua berita itu syaratnya harus yang bermuatan ‘kejahatan’ atau sesuatu yang ‘nggak menyenangkan’? Apakah berita identik dengan sebuah ‘masalah’. Mungkin ini ada hubungannya sama nilai jual suatu berita. Muatan yang bikin kontroversi (tapi faktual) niscaya akan lebih menarik perhatian. Makanya, asli, pagi itu gue merasa terjebak aja saat nonton berita pagi di TV. Gue merasa kalo gue nggak dikasih pilihan aja buat nemuin cara nikmatin pagi. Yang ada gue seakan-akan diwanti-wanti; ingat! hidup itu keras, hidup itu kejam, so hati-hati! Halah! Read the rest of this entry »
Menyambung catatan gue sebelumnya mengenai 100 film terbaik sepanjang masa (versi gue), kali ini gue mau sharing aja mengenai film-film Indonesia yang gue anggap terbaik dan jadi favorit gue. Kenapa juga gue mesti bedain list film favorit gue antara film Indonesia dan Film Asing, bukan karena gue menganggap perbedaan kualitas ya. Tapi biar gue bisa lebih fokus aja dalam ‘bercerita’ dan menyusun list ini.
Dan sekali lagi, ini adalah list versi gue yang sangat, sangat subyektif. Nggak ada acuan yang ‘jelas’ pula dari gue dalam membuat list ini selain karena soal selera, dimana gue manganggap film-film ini memiliki kesan tersendiri aja buat gue. Bisa karena ceritanya yang kuat, visualnya yang keren, atau hanya karena film tersebut bisa membuat gue terhibur dan nggak bosan untuk nonton berkali-kali, walau dari segi kualitas nggak ada bagus-bagusnya… hehehe
Tapi apapun, list ini hanya sekedar sharing aja. Mungkin dari loe semua ada yang setuju, tapi ada juga yang menolak habis-habisan. Well, that’s fine. Yang penting adalah gue dan mungkin juga loe pastinya punya harapan dan keinginan yang sama agar film Indonesia makin maju. Film-filmnya makin banyak yang bagus, tema-temanya makin ‘kaya’, dan yang pasti makin berkualitas dari segi teknis, termasuk makin ‘laku’ juga di pasaran. Semua faktor-faktor itu yang nantinya saling bersinergi untuk menghadirkan tontonan film nasional yang bermutu, dan nggak hanya berbicara soal setan, kuntilanak, atau seksualitas belaka.
So, ini beberapa daftar film Indonesia yang gue suka dan beberapa diantaranya gue anggap yang terbaik. (Untuk sinopsis gue sadur dari beberapa sumber tulisan ya. Karena gue nggak jago bikin sinopsis, hehehe) Read the rest of this entry »
Film buat gue, bukan hanya menjadi sebuah karya yang bisa menghibur. Tapi lebih dari itu film menjadi sebuah sumber inspirasi buat gue dalam segala hal dan bentuknya. Film bagus menurut para kritikus film bisa dibicarakan dalam masa puluhan tahun sesudahnya, namun kadang film yang kadang masuk kategori ‘biasa-biasa aja’ justru bisa membekas di otak dan hati gue dalam waktu yang mungkin jauh lebih lama.
Acuan film-film berkualitas memang bepusat pada dua ajang utama penghargaan perfilman di Amerika yaitu Golden Globe dan Oscar. Walau festival film seperti di Cannes pun kadang seringkali jadi acuan bagi para penikmat film di seluruh dunia. Gue pun nggak memungkiri hal ini, tapi tidak menjadi satu-satunya alasan buat gue untuk menyukai dan menilai kualitas sebuah film.
Dan seperti yang dulu udah pernah gue janjiin, gue akan tulis daftar 100 film terbaik sepanjang masa versi gue. Ini memang daftar yang sangat subyektif, karena jelas erat kaitannya sama selera gue pribadi. Tapi mungkin aja ada beberapa diantaranya yang juga ‘sesuai’ sama selera loe semua. Gue memang nggak membuat sebuah tolak ukur dan kriteria tertentu untuk membuat film ini menjadi film terbaik versi gue. Tapi jika setelah selesai gue menonton sebuah film dan gue merasa kalo sungguh terhibur, terinspirasi, dan bahkan sampai ‘kebawa emosi’, nah film yang kayak gini yang akan gue inget sepanjang masa.. ^_^ They really speaks loud!
Ada banyak hal yang gue suka dan gue benci dalam hidup ini. Dan sekali lagi ini soal selera, dan memang nggak ada yang bisa menyalahkan seseorang soal selera. Cuma memang jika seleranya bagus kadang orang memberikan ‘credit’ lebih untuk itu. Tapi seandainya selera gue ancur pun, gue tetap nggak peduli. Karena semua yang gue suka dan dan gue benci bener2 nggak ada hubungannya sama orang lain, walau kadang gue nggak memungkiri kalo ada juga pengaruh dari orang lain yang membuat gue suka atau benci sama beberapa hal. Tapi yang pasti, ini nggak sepenuhnya menjadi gambaran diri gue loh ya…
Semua orang termasuk gue punya kebebasan untuk menentukan apa aja yang disuka dan dibensi. Dan itu hak preogratif, bahkan jadi hak asasi manusia yang nggak bisa diganggu gugat! Seandainya semua orang bisa menghargai apapun yang diyakini oleh orang lain, gue sih yakin aja kalo nggak bakal ada yang namanya perselihan hanya karena berbeda pandangan soal segala sesuatu yang disuka. Dan apapun alasannya gue bisa suka atau benci akan sesuatu, sebenarnya juga nggak perlu buat gue jelaskan. Karena mungkin aja alasa-alasan itu menjadi sesuatu yang nggak penting…
Iseng bikin list ah, ini hal yang gue suka dan yang gue benci dalam hidup ini: Read the rest of this entry »






















Komentar Terbaru