You are currently browsing the tag archive for the ‘kebenaran’ tag.

Dunia terdiri atas banyak bagian daerah, kalo mau melihat peta. Dan tidak langsung juga pasti akan terbagi menjadi banyak kelompok negara, masyarakat, agama dan kepercayaan, hingga ke ideologi yang diyakini oleh hampir lebih dari 5 milyar penduduk bumi.

Lebih dekatnya, di Indonesia juga begitu. Dari 200-an juta lebih penduduk, selalu ada keragaman budaya, pemikiran dan adat istiadat maupun kebiasaan yang terbentuk. Kalo mau melihat dari pembahasan audiens buat para praktisi periklanan dan marketing, kumpulan masyarakat yang ingin dituju dalam sebuah kampanye periklanan dibagi ke dalam banyak karakter. Baik dari segi geografis, psikografis, demografis, dan banyak lagi.

Pemetaan ini menjadi wajib, karena memang masyarakat sangat majemuk dan beragam. Jadi sasaran dari sebuah upaya komunikasi perlu ‘depersempit’ agar upaya penyampaian pesan komunikasi menjadi lebih efektif. Read the rest of this entry »

Sebuah catatan harian istriku, Oktober 2011

Energi semesta hanya ada satu dan bukan dua jenis. Komunitas negatif memakai energi itu secara negatif. Begitu pula yang positif memakainya untuk tujuan positif. Energi itudikendalikan oleh pikiran. Bila pikiran serba negatif, jadilah ia kekuatan negatif. Lewat ‘positive thinking’ jadilah ia kekuatan positif.

So, mengapa memilih negatif jika kita bisa berpikir positif?

Berangkat dari banyak peristiwa yang terjadi dalam hidup. Kadang gue sering merasa berjalan sendiri. Dalam artian, semua yang terjadi dan gue alami ya melulu soal hak hidup yang harus gue terima. Satu dua perhentian, satu dua kejadian, termasuk satu dua jenis perasaan yang ada. Semua bagi gue merupakan sesuatu yang begitu aja tersaji dalam hidup gue. Suka atau enggak suka, ya semuanya harus gue ambil.

Tapi memang sebenarnya hidup nggak sesimple itu. Hidup memang pada dasarnya sederhana, tapi nggak melulu banyak hal harus kita hadapi dengan pasrah, tanpa daya apalagi tanpa usaha. Bahkan seringkali gue nggak sadar kalo udah banyak banget kemurahan Tuhan buat hidup gue, tanpa sempat gue (minimal) untuk sekedar mengucap syukur. Dan kalo ini keterusan, pastinya sih bakalan bikin hidup hambar dan nggak penuh warna. Makanya bagaimana melihat sisi kehidupan dengan gairah positif  justru akan membuat hidup itu sendiri makin ‘kaya’ warna yang bakal selalu menggoda.

Dan pastinya akan selalu ada alasan untuk bersyukur… Read the rest of this entry »

Memahami sesuatu dari yang terjadi di sekeliling adalah sebuah tantangan menarik. Terlebih, hal tersebut berhubungan langsung dengan yang gue lakukan.

Kadang, penilaian obyektif dari orang lain selalu aja gue anggap subyektif, nggak beralasan, mengada-ngada, bahkan sampe ada niat nyakitin gue. Hmm, kalo udah begini bisa membuat keadaan makin ‘rumit’ dan menjadi tidak sederhana.

Akhirnya bisa ditebak, akan selalu muncul konflik; minimal di diri gue sendiri, dan bahkan bisa melebar ke konflik antar individu. Secara gue udah merasa sebagai tertuduh, ya nggak salah dong kalo gue bersikap ofensif. Walau sekali lagi, teori ini nggak sepenuhnya bener. Trus, mesti gimana dong? Read the rest of this entry »

Ketika dihadapkan pada sebuah keadaan dimana kita melewati sebuah tahapan dalam hidup, kadang kita menemukan bahwa ada seseorang yang menarik perhatian. Berawal dari sebuah tatapan, perkenalan, dan kemudian berlanjut pada rangkaian kisah yang kemudian dijalani bersama.

Seringkali orang menyebut  keadaan ini sebagai jatuh cinta. Cinta yang jujur, cinta yang sederhana dan cinta yang memberi kekuatan hidup. Sangat banyak definisi tentang cinta. Banyak penyair, penulis, dan banyak tokoh di dunia yang membicarakan dan berteori tentang cinta. Karenanya, cinta kini telah memiliki banyak pengertian, definisi, bentuk dan kisah.

Gue di sini nggak mau berteori banyak lagi soal cinta. Hanya ingin menuliskan isi hati gue mengenai apa yang gue rasakan dan jalani atas nama cinta. Memang kelihatannya sederhana dan bahkan menurut pendapat orang nggak penting. Tapi bagi gue, ini bukan soal penting dan nggak penting. Tapi ini soal kata hati dan kejujuran. Terlepas itu benar atau salah. Read the rest of this entry »

Dear rekan, sahabat, saudara seiman, atau siapapun yang membaca blog ini… Melalui catatan ini saya ingin berbagi info mengenai: Website/Situs Gereja Katholik di Indonesia, Jadwal MISA KUDUS, Situs Iman Katolik, Kisah Ibu Maria dan Orang Kudus, Toko Buku Katolik, Lagu Rohani, Situs Alkitab ( Alkitab Perjanjian Lama & Baru ), Keuskupan, Pendidikan Katolik, Seminari, Yayasan Kesehatan Katolik, Goa Maria, Kongregasi, Serikat, Ordo, Komunitas dan kelompok Pelayanan dan Doa Katolik, Kantor Berita Katolik, Media Katolik, Berbagai Renungan dan tradisi Katolik, dll…,

Informasi ini saya sarikan dari mailing list berita katolik dan dari website www.senakel.multiply.com.

Sengaja saya ingin berbagi mengenai banyak informasi ini karena sangat penting bagi kita semua khususnya bagi umat katolik. Semoga informasi-informasi di bawah ini bisa berguna dan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Terima kasih dan selamat membaca…

Tuhan Memberkati…

Read the rest of this entry »

Gusti Ora Sare. Tuhan tidak Tidur. Dia selalu terjaga. Dan meski gue termasuk salah seorang anakNya yang rada-rada ‘mbeling’, ternyata Dia juga selalu dengerin gue! ^^

Seandainya Tuhan seorang Cutomer Service, Dia pastinya akan mendapatkan award sebagai karyawan terbaik, karena selalu sabar, bisa memberikan solusi yang tepat, sekaligus nyenengin hati.

Tapi Tuhan bukan seorang Cutomer Service. Kadang  jawaban yang diharapkan seringkali nggak memuaskan. Kadang jawaban itu juga bukan sesuai kebutuhan gue saat itu. Kadang komplain gue pun bertepuk sebelah tangan. Read the rest of this entry »

Celoteh akhir tahun…

(ketika makin tersadar bahwa setiap hidup gue merupakan bagian dari Penyelenggaraan Ilahi dan merupakan Kehendak Tuhan yang memungkinkan gue bisa rasain banyak cita rasa dan warna di dalamnya…)

 

_______________

Tahu nggak, jika ada hal yang berakhir tidak sesuai dengan apa yang gue harapkan, maka dengan segala kerendahan hati gue percaya kalo ini adalah proses sesaat, dan Tuhan mengijinkan hal ini terjadi. Gue tidak berbicara mengenai takdir, tapi gue berbicara mengenai rencana Tuhan buat hidup gue. Tetaplah rendah hati…

Gue harus bisa mencoba untuk selalu berpikir positif, dan tidak menyia-nyiakan potensi yang jelas masih gue punya. Gue harus segera berada kembali di titik kesadaran; bahwa ini adalah satu bagian dari salib hidup yang gue punya. Orang lain punya salibnya sendiri, jadi nggak perlu berkecil hati. Cepat atau lambat, gue mungkin memang harus jatuh memanggul salib. Tapi dengan begitu gue bisa ‘beristirahat’ sejenak untuk kemudian bangkit dan melanjutkan perjalanan. Rasa sakit karena beban salib itu nggak akan percuma, karena membuat gue makin kuat.

Gue harus bisa merubah cara pandang gue. Perhatikan, bahwa gue udah melakukan banyak hal terbaik yang gue bisa untuk semua rencana hidup gue, sekaligus untuk menyiapkan diri akan hasil yang terbaik. Pastinya, ada banyak pilihan. Jadi kalau saat gue berada pada pilihan yang sulit, hadapi saja! Karena percuma dihindari. Hasil terbaik menunggu gue. Percayalah, Tuhan punya rencana. Tuhan mengijinkan ini terjadi, dan Dia tidak pernah salah!
Read the rest of this entry »

Celotehan pulang kerja:

Sering banget ya, gue nggak pernah mau mulai sesuatu kalo segala sesuatunya belum jelas, dan nggak bisa meyakinkan gue bagaimana harus menjalaninya. Gue nggak mau aja nanti ribet di tengah jalan, atau harus menemui kegagalan. Gue akuin, ini memang nggak adil. Gue seringkali jadi orang yang penakut, terlalu berhati-hati dan selalu penuh pertimbangan dalam memulai segala sesuatu.

Sebenarnya ini hanya masalah persepsi atau selalu aja berhubungan sama perasaan gue. Mungkin aja semua nggak seburuk dan sesulit yang gue kira. Gue seringkali melihat sebuah bayang-bayang besar ketakutan yang sebenarnya nggak ada. Gue seringkali sok tahu dan selalu memberikan penilaian sepihak atas apa yang sebenarnya belum sepenuhnya gue jalanin. Dan ini yang biasanya membuat gue nggak pernah bisa memulai untuk melangkah dan membuat langkah gue ke depan menjadi ‘tersendat-sendat’… Read the rest of this entry »

 

Selamat jalan Syekh Mohamed Sayed Tantawi dan Gusdur: Pejuang Sejati Kebenaran dan Kedamaian lewat Toleransi Agama

Belum lama pejuang GusDur dipanggil Tuhan, Syekh Mohamed Sayed Tantawi hari Rabu (10/3/2010) pun memenuhi panggilan Sang Pencipta.  Kedua tokoh ini nggak gue kenal secara pribadi, yang gue kenal hanya sedikit dari banyak kiprahnya untuk menjaga sikap-sikap toleransi demi sebuah bentuk kedamaian dalam kehidupan beragama.

Keduanya boleh dibilang adalah orang besar. Gus Dur yang pernah jadi presiden RI dikenal sebagai seorang ulama besar. Begitu juga Sayed Tantawi yang merupakan Imam Besar sekaligus Ketua Lembaga Pendidikan Al-Azhar Cairo Mesir.

Keduanya menunjukkan keberanian dalam mengungkapkan ide-idenya yang seringkali menjadi banyak kontroversi. Tapi keduanya tetap berkeyakinan bahwa agama yang mereka anut akan tetap bisa memberi rahmat bagi semesta tanpa harus terpaku pada aturan-aturan yang menjauhkan dari sebuah sikap toleransi. Read the rest of this entry »

Selama hidup mereka selalu diberkati setiap hari, berarti juga nggak ada yang salah sama yang mereka yakini.

 

Hari ini gue membaca sebuah berita pendek di Kompas, mengenai pro dan kontra keberadaan UU no.1 Tahun 1965 tentang penodaan agama. Gue bukan ahli agama, bukan politikus, apalagi cendekiawan. Makanya membaca berita itu, yang lantas muncul hanyalah ‘pertanyaan-pertanyaan kecil’ dalam benak gue.

Gue juga nggak bakal mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan gue itu, karena emang gue nggak butuh. Ini hanya sekedar ‘kegalauan’ hati aja kok. Kegalauan atas sikap dan pernyataan dari beberapa kalangan dan tokoh mengenai kasus yang menyangkut penodaan agama ini.

Read the rest of this entry »

Apapun akhirnya kesimpulan yang kita miliki terhadap buah pemikirannya lewat buku ini, adalah sebuah bentuk kebebasan pribadi.

“Mintalah hati yang damai, walau dalam keadaan apa pun juga.” Anthony de Mello.

Buku Burung Berkicau gue temukan pertama kali pada tahun 1992. Dan saat gue beli sudah mencapai cetakan ke sepuluh. Anthony de Mello yang menulis buku ini merupakan seorang imam Jesuit dan dianggap cukup ‘kontroversial’ lewat tulisan-tulisannya. Read the rest of this entry »

B U O N G I O R N O !

Antonius HarmokoPEMANIS BUATAN merupakan kumpulan catatan yang berupa celoteh, ungkapan hati, hingga omong kosong akan segala sesuatu yang hadir di benak gue. Bebas, jujur, dan mungkin terkadang kurang ajar…

SEMOGA kumpulan catatan ini bisa dibaca dan dimengerti juga dengan kejujuran dan hati yang ‘bebas’ sehingga syukur-syukur bisa menjadi pemanis hidup; minimal buat gue sendiri...

NAMUN, karena gue percaya bahwa setiap kehidupan itu baik adanya, maka pemanis yang ada dalam kumpulan catatan ini hanyalah sebatas ‘pemanis yang sengaja dibuat’ alias bersifat sementara dalam setiap kandungannya...

Kategori Catatan (selengkapnya lihat di halaman: ARSIP CATATAN)

Tanggal Gue Menulis…

May 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

"Bersabdalah saja, maka aku akan sembuh…”

Home sweet home

Peta Wisata Yogyakarta

Gitu aja kok repot!

Mimin Pinguin!

Kisah dibalik nama Vito

Kenangan seru tahun 90an

Musik Indonesia tahun 90an

Musik Kenangan tahun 80an

Burung Berkicau

Garuda di Dadaku

Forza La'Beneamata!

Komunitas

INTER CLUB INDONESIA Regional TANGERANG ID:0510 0811 6470

Alumni SMP Strada Slamet Riyadi Angk.92

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.