You are currently browsing the tag archive for the ‘Gus Dur’ tag.
Selamat jalan Syekh Mohamed Sayed Tantawi dan Gusdur: Pejuang Sejati Kebenaran dan Kedamaian lewat Toleransi Agama
Belum lama pejuang GusDur dipanggil Tuhan, Syekh Mohamed Sayed Tantawi hari Rabu (10/3/2010) pun memenuhi panggilan Sang Pencipta. Kedua tokoh ini nggak gue kenal secara pribadi, yang gue kenal hanya sedikit dari banyak kiprahnya untuk menjaga sikap-sikap toleransi demi sebuah bentuk kedamaian dalam kehidupan beragama.
Keduanya boleh dibilang adalah orang besar. Gus Dur yang pernah jadi presiden RI dikenal sebagai seorang ulama besar. Begitu juga Sayed Tantawi yang merupakan Imam Besar sekaligus Ketua Lembaga Pendidikan Al-Azhar Cairo Mesir.
Keduanya menunjukkan keberanian dalam mengungkapkan ide-idenya yang seringkali menjadi banyak kontroversi. Tapi keduanya tetap berkeyakinan bahwa agama yang mereka anut akan tetap bisa memberi rahmat bagi semesta tanpa harus terpaku pada aturan-aturan yang menjauhkan dari sebuah sikap toleransi. Read the rest of this entry »
Teringat akan sebuah buku dari Anthony De Mello berjudul Burung Berkicau, ketika salah satu kisah di dalamnya bercerita mengenai rumput ilalang… Read the rest of this entry »
Sebenarnya ini hanya peristiwa kematian biasa.
Sebuah akhir dari sebuah siklus kehidupan.
Tapi pada 30 Desember 2009, saat sebuah siklus tahunan juga hampir berakhir, catatan kematian sebuah perjalanan dan perjuangan seorang pribadi istimewa harus tertulis.
Gus Dur berpulang. KH Abdurahman Wahid kembali ke pangkuan Allah Bapa. Perjalanan berakhir. Perjuangan pribadi selesai. Yang tertinggal hanya sebuah warisan. Goresan perjuangan yang belum selesai. Read the rest of this entry »





















Komentar Terbaru